Bagaimana Menikmati Hanami di Jepang?

You are here Home  > Musim di Jepang, Tips Wisata >  Bagaimana Menikmati Hanami di Jepang?

Wah, asyik, musim semi akan segera datang. Itu artinya kita bisa melihat bunga sakura yang mekar. Setelah melewati musim dingin yang sendu karena mayoritas warna hanya putih dan hitam atau coklat, warna merah muda bunga sakura membuat hari-hari kita menjadi cerah kembali. Tidak heran, ada hanami atau menonton bunga sakura adalah masa-masa yang ditunggu oleh para wisatawan dan penduduk Jepang. Bagaimana menikmati hanami di Jepang?

Mengenal hanami: Apa sih sebenarnya hanami itu?

Mungkin masih banyak yang bingung apa arti istilah hanami. Hanami sendiri kurang lebih berarti pada kegiatan melihat bunga sakura atau cherry blossom. Hanami sendiri bisa dibilang merupakan budaya masyarakat Jepang. Dalam rentang waktu mekarnya bunga sakura (biasanya berlangsung kurang lebih 2 minggu), orang-orang akan berkumpul bersama di bawah pohon sakura untuk hanami. Kumpulan ini bisa berupa keluarga, teman sekantor, tetangga sekitar rumah, atau komunitas-komunitas. Hanami ini dilakukan selayaknya piknik, duduk di tikar bersama, menikmati kue atau makanan yang sudah dibawa atau dipersiapkan sebelumnya, dan berbincang-bincang mengenai hal apapun.

Buat kita yang datang sebagai turis, rasanya cukup sulit untuk membawa tikar atau membawa bekal makanan. Namun, tidak perlu kuatir. Ada banyak bangku taman atau area taman terbuka di mana kita bisa duduk dan menikmati bento (bisa dibeli di supermarket seperti 7-eleven atau Lawson). Kalau teman-teman berencana hanami di Shinjuku Gyoen, bisa membelinya di Isetan Shinjuku yang berada dekat pintu masuk taman.

Selain itu, jangan lupa untuk membeli sakura mochi, panganan ringan yang hanya ada saat musim hanami sakura. Kue mochi berisi kacang merah manis ini punya warna merah muda yang begitu mirip dengan bunga sakura. Wah, jadi mau coba nih..

Suasana Hanami di Jepang Shinjuku Gyoen

Suasana Hanami di Jepang Shinjuku Gyoen

Kapan Hanami di Jepang berlangsung?

Hanami akan dimulai di wilayah selatan Jepang yakni kepulauan Okinawa, dilanjutkan dengan Kawazu Izu di bulan Februari hingga awal Maret, lalu kota-kota besar di Pulau Honshu seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, Nagoya, Sendai, Hiroshima, hingga Akita di utara Jepang akan menikmati mekarnya bunga sakura di akhir Maret sampai awal April. Hanami sakura lalu akan ditutup di Hakodate dan Sapporo di akhir April. Baca juga: Jadwal Lengkap Hanami Sakura di tahun 2017.

Suhu udara di saat hanami biasanya masih cukup dingin. Sebagai gambaran, di Tokyo atau Kyoto, suhu udara saat memasuki musim semi berada di kisaran 10-14 derajat karena masih ada sisa-sisa musim dingin. Teman-teman sebaiknya menggunakan dua lapis baju, yakni baju dalam dan baju luar (kaos atau kemeja) ditambah dengan jaket.

Tempat Hanami di Jepang

Untuk bisa menikmati hanami, pertama-tama tentu kita harus memilih spot atau tempat untuk hanami. Ada banyak tempat populer hanami di Jepang, di mana biasanya di masing-masing kota setidaknya ada satu spot hanami. Entah di taman kota, kuil, atau di area kastil atau istana di Jepang, bahkan sambil naik kereta wisata Watarase atau kereta wisata Sagano di Kyoto.


Hanami sakura di Taman Rikugien Tokyo

Jalan-jalan ke Jepang ingin lihat sakura? Baca dulu jdwal hanami Sakura 2017, dengan tenpat-tempat hanami sakura terkenal di Jepang dan jumlah pengunjung yang datang.


Jalur Kereta wisata Sagano

Kyoto juga dikenal sebagai tempat hanami. Pohon-pohon sakura yang dirawat mekar dengan sempurna disaat udara mulai menghangat. Dan keindahan warna bunga sakura berpadu indah dengan bangunan-bangunan historis yang ada di Kyoto, dan menjadikannya memiliki banyak tempat hanami di Kyoto.


hanami bersama di shinjuku gyoen

Cherry blossom atau mekarnya Bunga Sakura adalah kebanggaan masyarakat Jepang. Kehadiran Bung Sakura sudah dinantikan bahkan dirayakan oleh orang-orang Jepang sejak ratusan tahun lalu. Melihat Bunga Sakura bersama-sama atau dikenal dengan Hanami kini juga...


Selepas memilih tempat, teman-teman harus datang pagi-pagi sekali. Ingat: PAGI-PAGI SEKALI. Jika datang terlalu siang (sekitar jam 9-10), sudah bisa Tim Info Jepang pastikan teman-teman tidak akan mendapat tempat untuk duduk lagi. Jadinya harus hanami sambil berjalan. Beberapa spot hanami seperti di Taman Ueno atau di Shinjuku Gyoen bahkan sudah dipenuhi oleh pengunjung sekitar pukul 08.00.

Selain itu, kini semakin banyak tempat-tempat yang memiliki iluminasi hanami sakura di malam hari. Perpaduan lampu-lampu dengan warna bunga sakura menjadi pemandangan yang tak terlupakan. Beberapa tempat favorit hanami di Jepang dengan iluminasi sakura di Jepang antara lain: Kawazu Izu di Shizuoka, Kastil Okazaki di Nagoya, Kastil Hirosaki di Aomori, Garyu Park, hingga Taman Ohori Fukuoka.

Usahakan untuk ke toilet terlebih dahulu

Musuh utama saat hanami adalah toilet yang penuh. Baik taman, kuil, atau istana biasanya tidak memiliki cukup ruang toilet untuk mengakomodasi ribuan pengunjung. Jadi jangan heran, antrian masuk toilet akan begitu panjang hingga puluhan meter. Jadi, saran saya, pastikan untuk ke toilet dahulu di stasiun terdekat sebelum masuk ke area taman atau kuil, dan kalau bisa, ya kurangi minumnya, hehe. Kemudian kalau pergi bersama dengan keluarga, bisa bergantian ke toilet. Ayah bersama dengan anak laki-laki, dan ibu bersama dengan anak perempuan, yang tidak ke toilet agar menjaga tempat sehingga tidak ditempati oleh orang lain.

Peraturan selama hanami di Jepang

Pertama dan paling utama, tetaplah sopan dan jangan buang sampah sembarangan. Kondisi taman-taman saat hanami biasanya padat dan dipenuhi banyak orang. Usahakan untuk tidak berbicara terlalu keras atau dorong-dorongan saat berjalan. Selain itu, pastikan untuk membawa tisu basah untuk mengelap mulut dan tangan setelah makan. Pastikan juga untuk tidak membuang sampah sembarangan sebagai wujud kita menghargai kebersihan dan alam. Jangan heran deh, meskipun kondisi taman dipenuhi puluhan ribu orang, saat malam menjelang, tidak ada sampah sama sekali yang tersisa!

Bunga sakura yang mekar jangan sekali-kali teman-teman sentuh bahkan petik. Orang Jepang menganggap menyentuh bunga sakura adalah hal yang tabu dan harus dihindari. Oleh sebab itu, biasanya orang Jepang hanya melihat dan mengamati keindahan bunga ini, beberapa bahkan dari posisi yang cukup jauh dari pohon. Sebagai pendatang, ada baiknya kita pun mengikuti adat atau kebiasaan tersebut supaya semakin banyak orang yang bisa melihat dan menikmati keindahan bunga sakura.

Sumber gambar: Flickr nate2b, h.asada, h.asada


Recommended for you

Jangan ketinggalan Info Liburan Terbaru ke Jepang

Last modified: February 12, 2017

TAGS  : ,

Silakan bertanya...

Email terjamin dan hanya dipakai untuk memberitahu balasan pertanyaan

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!