Menginap di Shirakawago Gokayama

You are here Home  > Akomodasi >  Menginap di Shirakawago Gokayama

Pertanyaan Pembaca:


Malam pak, saya berencana menginap semalam di Shirakawago pada bulan Februari nanti. Namun, bagaimana ya cara untuk mencari atau booking penginapannya?

– Witi, Indonesia

Mengunjungi desa warisan dunia UNESCO Shirakawago di Prefektur Gifu kini sudah semakin populer, khususnya bagi wisatawan dari Indonesia. Namun, karena jaraknya yang cukup jauh dari Tokyo atau Kyoto, ditambah dengan akses transportasi yang terbatas, saya selalu menyarankan untuk menginap satu malam di Shirakawago (ingat Shirakawago tidak sama dengan Takayama). Selain supaya tidak terburu-buru, tentu jadi pengalaman menarik saat kita bisa tidur di rumah tradisional Jepang gassho-zukuri yang terkenal. Nah, ini dia panduan menginap di Shirakawago Gokayama.

Di Shirakawago, khususnya di Desa Ogimachi, kita bisa merasakan menginap di rumah gassho-zukuri. Gassho-zukuri sendiri artinya bentuk tangan yang berdoa. Rumahnya unik, selain dibangun tanpa paku, atapnya tinggi membentuk tangan yang sedang berdoa. Bentuk atap seperti ini membuat salju tidak menumpuk di musim dingin. Ada belasan pemilik rumah gassho-zukuri yang menyewakan ruangan bagi para wisatawan yang ingin menginap.

Begitu juga dengan Desa Ainokura atau Suganuma di Gokayama. Ainokura merupakan desa dengan jumlah rumah gassho-zukuri terbanyak, sekitar 20 rumah. Mayoritas dari rumah-rumah itu adalah rumah tinggal penduduk. Ada juga yang menjadi restoran, museum, atau hotel rumah tradisional yang dikenal dengan minshuku.

Pemandangan di Shirakawago maupun Gokayama begitu indah untuk dinikmati sepanjang tahun. Namun, pemandangan terbaik adalah di akhir musim panas saat pepohonan dan ladang menjadi hijau kekuningan, akhir musim gugur saat tanaman padi menguning dan siap dituai, dan juga iluminasi musim dingin Shirakawago yang spektakuler.


Pemandangan Shirakawago

Namun kalau teman-teman ingin mengunjungi Gokayama dan Shirakawago, maka bisa naik Kaetsuno Bus ke Takaoka-Gokayama-Shirakawago.


bus nohi ke shirakawago

Ada banyak sekali pertanyaan mengenai contoh itinerary mengunjungi Shirakawago dan Takayama yang masuk dari pengguna Tour Guide Online maupun komentar para pembaca....

TOUR KE TAKAYAMA, SHIRAKAWAGO, DAN GOKAYAMA

  1. Tokyo-Hakone-Takayama-Shirakawago-Gokayama-Kanazawa-Kyoto (4 days) (DETAIL LENGKAPNYA)
  2. Tokyo-Hakone-Takayama-Shirakawago-Gokayama-Kanazawa-Tokyo (4 days) (DETAIL LENGKAPNYA)
  3. Takayama-Shirakawago-Gokayama-Kanazawa (3 Days) (DETAIL LENGKAPNYA)
  4. Tokyo-Takayama-Shirakawago-Gokayama-Kanazawa-Tokyo (3 Days) (DETAIL LENGKAPNYA)
  5. Kyoto-Takayama-Shirakawago-Gokayama-Kanazawa-Kyoto (3 Days) (DETAIL LENGKAPNYA)
  6. Kyoto-Takayama-Shirakawago-Gokayama-Kanazawa-Tokyo (3 Days) (DETAIL LENGKAPNYA)
  7. Tokyo-Takayama-Shirakawago-Gokayama-Kanazawa-Kyoto (3 Days) (DETAIL LENGKAPNYA)

Menginap di Shirakawago Gokayama

Kalau teman-teman yang pernah menginap di ryokan, rasanya kurang lebih akan sama. Ruangan di rumah gassho-zukuri ini dilapisi dengan lantai tatami, lengkap dengan meja kecil dan kursi. Kita bisa makan malam atau sarapan bersama dengan pemilik rumah bersama-sama dengan menu tradisional Jepang (full course). Nah, untuk bisa bergabung dan menikmati makan malam, teman-teman harus sudah check-in maksimal jam 5 sore. Malam harinya, kita bisa tidur dengan futon (kain tebal alas tidur tradisional Jepang). Wah, seru deh!

Namun, buat teman-teman yang terbiasa menginap di hotel, mungkin agak kaget karena fasilitas yang terbatas. Tidak ada tempat tidur, internet, atau layanan kamar. Namun, saya menjamin, pengalaman tidur di rumah tradisional gassho-zukuri akan jadi kenangan yang tak terlupakan.

Menurut pengalaman Tim Info Jepang, harga penginapan satu malam di sini agak lebih mahal dibanding menginap di hotel biasa. Harga rata-ratanya sekitar 7.000-25.000 yen, bergantung pada ukuran rumah dan fasilitasnya.

Menginap di Shirakawago Gokayama

Menginap di Shirakawago Gokayama

Bagaimana cara menginap di Shirakawago Gokayama?

Teman-teman bisa melakukan pemesanan atau booking melalui website. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang ingin merasakan menginap di rumah-rumah tradisional ini, padahal jumlah rumah yang terbatas, kita harus memesan jauh-jauh hari sebelumnya. Untuk pembayarannya, dilakukan secara tunai saat teman-teman akan masuk/ check-in. Pastikan untuk membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup (sekitar 15.000-30.000 yen) untuk mengcover semua kebutuhan kita saat berjalan-jalan di Shirakawago dan Gokayama. Sebagai catatan, di Shirakawago dan Gokayama ada ATM, namun jumlah uang tunainya terbatas, dan hanya beroperasi di hari kerja dari jam 08.00-17.00.

Pemesanan penginapan di Shirakawago bisa dilakukan di website Japanese Guest Houses. Sementara untuk penginapan di Gokayama, bisa dilakukan melalui website Japanican.

Bagi yang ingin menghemat biaya penginapan bisa memesan Hotel di Shirakawago via booking.com. Selain lebih mudah dalam bookingnya, mudah untuk dicancel dan tidak perlu membayar terlebih dahulu. Saat hari H, tiba di sana, baru dibayar. Beberapa rekomendasi penginapan dari Tim Info Jepang adalah sebagai berikut:

  1. Guesthouse AntHut
  2. Shirakawago Hostel
  3. Minsyuku Koshiyama
  4. Shiroyamakan

Sumber gambar: Flickr Vutichai Wongnophadol, つだ, Cliffano Subagio

Recommended for you

Jangan ketinggalan Info Liburan Terbaru ke Jepang

Last modified: December 19, 2016

Close Comments

Comments (2)

  1. Malam, saya dan suami akan ke jepang bln feb nanti. Tp tiket kami jakarta osaka (kansai) lalu sesampainya pagi di osaka kami harus kejar waktu ke tokyo di hari yg sama. Yg sy ingin tanyakan jika saya ingin ke dotonburi dan sinsaibashi, waktu balik ke tokyo jalur apa yg paling enak sy gunakan agar pling efisien menuju hotel Shinjuku Washington? Apakah dgn flight (tapi tiba di narita, sdgkn tour yg akan menjemput saya di haneda)
    Ataukah dgn shinkansen?
    Terimakasih banyak atas jawabannya pak 🙂

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Dotonbori dan Shinsaibashi ada di sekitaran Namba. Flight jauh lebih cepat (50 menit) ketimbang kereta Shinkansen (3 jam). Kalau naik kereta, kamu bisa naik kereta subway ke Shin-Osaka. Dilanjutkan dengan naik Shinkansen sampai Stasiun Tokyo, lalu berpindah ke JR Yamanote Line sampai Stasiun Shinjuku.
      Kalau flight, silahkan ke Kansai dari Namba dengan kereta nankai, dilanjutkan dengan pesawat. Saya bingung, tiba di narita maksudnya apa?

Ask questions

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!