Loading Events

« All Events

  • This event has passed.

Joya no Kane

December 31, 2016 @ 10:00 pm - January 1, 2017 @ 2:00 am

Festival tahun baru Joya no Kane

Kalau di Indonesia kita merayakan malam pergantian tahun (atau Tahun Baru) dengan konser musik besar-besaran di Monas, Simpang Lima Semarang, atau di pusat-pusat keramaian kota, penduduk Jepang merayakan tahun baru dengan berkumpul bersama di kuil-kuil Buddha. Joya no Kane adalah festival perayaan Tahun Baru terbesar dan paling meriah yang ada di Jepang. Dalam festival ini, para pendeta Buddha bersama-sama akan membunyikan (memukul) lonceng sebanyak 108 kali. Angka 108 ini adalah jumlah roh jahat yang hidup di bumi menurut kepercayaan Buddha. Dengan membunyikan lonceng sejumlah roh jahat itu, dipercaya akan mengusir roh jahat dari kehidupan manusia selama satu tahun ke depan.

Lonceng akan dibunyikan sebanyak 107 kali, mulai dari sekitar pukul 10 atau 11 malam di tanggal 31 Desember. Dan selepas pergantian tahun, lonceng akan dibunyikan 1 kali lagi untuk menggenapi jumlah 108 kali. Bunyi lonceng terakhir di tahun yang baru dipercaya sebagai bunyi pamungkas untuk mengusir seluruh roh-roh jahat dari bumi, ditandai dengan sorak-sorai dan keriuhan para pengunjung. Selepas acara Joya no Kane, para pengunjung akan bersalaman dan saling mengucapkan selamat tahun baru. 

Jadi, buat teman-teman yang berencana liburan di Jepang pada liburan Natal dan Tahun Baru, Tim Info Jepang sarankan untuk bergabung dalam festival atau acara Joya no Kane ini, merasakan semangat dan harapan para penduduk menyongsong tahun yang baru. Hampir seluruh kul Buddha di seluruh kota di Jepang merayakan atua menyelenggarakan Joya no Kane. Namun, ada beberapa kuil yang punya “daya tarik” berbeda, mulai dari lonceng berukuran “raksasa”, bangunan kuil yang megah, hingga pesona lonceng tertua atau lonceng dengan bunyi yang unik. Berikut ini daftarnya yang sudah Tim Info Jepang rangkum.  

  1. Salah satu tempat favorit Joya no Kane adalah di Kuil Todaiji (di Nara). Dengan lonceng setinggi 3,86 meter dan berat 26 ton, lonceng kuil Todaiji adalah salah satu lonceng terbesar di Jepang. Bangunan kuil Todaiji juga meliputi area taman yang luas, di mana lebih dari 1 juta pengunjung akan hadir dalam festival Joya no Kane. lonceng di kuil todaiji Lonceng di Kuil Todaiji Nara
  2. Lalu ada Kuil Chionin di Kyoto. Lonceng setinggi 3,3 meter dengan besat 70 ton menjadikan lonceng kuil Chionin terberat di Jepang. Saking beratnya, untuk membunyikan lonceng ini, 17 orang pendeta Buddha harus memukul lonceng dengan kayu bersama-sama. Lonceng kuil Chionin juga dikenal dengan bunyinya yang merdu dan membangkitkan semangat.lonceng raksasa di kuil chioninLonceng raksasa di Kuil Chionin
  3. Kuil Kanzeon-ji di Fukuoka, dengan lonceng tertua di Jepang yang sudah ada sejak tahun 700-an atau hampir 1300 tahun yang lalu.
  4. Kuil Miidera di Prefektur Shiga (perjalanan selama 30 menit dari Kyoto ke arah timur), yang terkenal dengan loncengnya yang merdu.
  5. Kuil Nanzenji di Kyoto, di mana kita bisa mencoba membunyikan lonceng bersama dengan pengunjungi lainnya.

Sumber gambar: Flickr Asian Art MuseumBenjamin HollisSpirosK photography


Recommended for you

Details

Start:
December 31, 2016 @ 10:00 pm
End:
January 1 @ 2:00 am
Event Category:
Event Tags:
, , , ,