Pengalaman Pertama Pangkas Rambut di Jepang

You are here Home  > Hidup di Jepang >  Pengalaman Pertama Pangkas Rambut di Jepang

Sebelum datang ke Jepang, saya sudah diwanti-wanti oleh Senpai (kakak kelas) bahwa harga barang-barang di Jepang sangat mahal. Jadi kalau bisa bawa juga bahan makanan sebanyak mungkin, begitu pesan Senpai. Saya juga ingat betul kalau Senpai bilang bahwa potong rambut di Jepang sangat mahal. Makanya, saya memotong rambut pendek sebelum berangkat ke Jepang. Teman-teman bisa melihat foto saya saat pertama kali tiba di Jepang, tepatnya di Narita Airport tanggal 30 September 2010.

Waktu berjalan begitu cepat. Dalam enam bulan belajar intensif bahasa Jepang di kampus, rambut saya sudah panjang sekali. Sudah susah disisir dan bergelombang-gelombang. Namun karena takut hendak pergi ke tukang pangkas rambut, saya berulang-ulang mengurungkan niat untuk pangkas rambut. Hingga di acara kelulusan les bahasa Jepang (sekitar 6 bulan semenjak kedatangan ke Jepang), saya tidak pernah memotong rambut. Berikut adalah foto saya waktu itu (saya ada di barisan depan, menggunakan batik warna coklat).

Pengalaman pertama pangkas rambut di Jepang : Bulan Maret 2011 Pengalaman pertama pangkas rambut di Jepang : Bulan Maret 2011 Pengalaman pertama pangkas rambut di Jepang : Bulan Maret 2011

Barulah di hari itu, teman dari Malaysia berkata ingin pergi ke tukang pangkas rambut. Saya pun langsung mengikutinya. Teman saya ini sendiri sudah satu tahun lebih dulu belajar bahasa Jepang, jadi kemampuan bahasa Jepangnya lebih dari saya. Dia mengajarkan saya untuk membeli tiket pangkas rambut, cara berkata kepada tukang pangkas rambut mengenai model rambut yang diinginkan, dan hal lainnya. Dengan pergi bersama teman, saya menjadi tidak takut lagi.

Pengalaman pertama pangkas rambut di Jepang, tanggal 18 Maret 2011 mungkin tidak akan terlupakan bagi saya. Di hari acara kelulusan les bahasa Jepang, satu minggu setelah gempa besar melanda Jepang (tanggal 11 Maret 2011), saya berhasil potong rambut pertama kali di Jepang.

Setelah itu, saya sudah tidak takut lagi potong rambut di Jepang. Kini, saya pun sudah bisa bercakap-cakap dengan tukang pangkas rambutnya, memohon model rambut yang paling pas dengan saya.

Sekian cerita dari saya. Simak terus artikel selanjutnya di Info Jepang.

Sumber Gambar : Facebook 1, 2, 3, 4
Sumber Informasi : Biaya hidup di Jepang http://www.jasso.go.jp

Recommended for you

Last modified: June 13, 2016

TAGS  :

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!
Show Comments

Comments (2)

    • mau model jenis apa? mohawk? belah pinggir atau cuma pendekin biasa? paling gampang, kasi liat gambar sambil bilang :”kore ni shite kudasai これにして下さい” jangan bilang “kore ni shite kuremasenka? これにしてくれませんか?”. maknanya uda lain bro…Trims

Silakan bertanya...

Email terjamin dan hanya dipakai untuk memberitahu balasan pertanyaan