Nihondaira Shizuoka

Home / Museum / Nihondaira Shizuoka
Item image

Nihondaira, bukit masih terdengar asing di telinga teman-teman di Indonesia. Namun, kesempatan saya mengunjungi Nihondaira akhir Agustus kemarin membuat saya terkagum-kagum akan wilayah perbukitan di timur Shizuoka ini. Kalau bicara Shizuoka, pasti memang kita tidak bisa melepaskan keberadaan Gunung Fuji sebagai ikon wisata utama negara Jepang. Namun, kawasan landai dan yang digunakan sebagai perkebunan teh ini menawarkan sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Keindahan alam berpadu dengan pemanfaatan lahan yang bijaksana dan kuil dan museum yang menyimpan sejarah ratusan tahun. Buktinya, Nihondaira juga masuk ke dalam salah satu pemandangan alam terbaik di Jepang dari tahun 1927. Walaupun namanya belum terkenal, namun ijinkan saya memperkenalkannya kepada teman-teman pembaca setia website infojepang.net, siapa tahu bisa jadi destinasi teman-teman berikutnya di Jepang.

Nihondaira adalah area perbukitan luas di sisi timur kota Shizuoka. Diapit oleh Gunung Fuji di utara dan Kota Shimizu dan Teluk Suruga di selatan, tempat ini sudah lama dikenal sebagai salah satu perkebunan teh tradisional Jepang.

Kegiatan wisata seru di Nihondaira Shizuoka

1. Mengunjungi Kuil Kunozan Toshogu

Kuil Shinto Kunozan Toshogu punya sejarah panjang sejak tahun 1616 untuk menghormati Tokugawa Ieyasu, penguasa Jepang di jaman kekaisaran Edo. Tubuh Ieyasu dimakamkan di area kuil ini oleh Kuil ini terletak di dekat puncak Gunung Kuno atau sering juga disebut Kunozan. Namun, dalam upacara peringatan setahun kematiannya, dipindahkan ke Kuil Nikko Toshogu, sebuah kompleks kuil besar di Prefektur Tochigi. Meskipun begitu, roh Tokugawa dipercaya masih hadir di kuil ini dan melindungi wilayah Shizuoka dari bencana dan bahaya. Seluruh kompleks kuil ini dipugar pada masa Restorasi Meiji dan kini ditetapkan sebagai situs warisan bersejarah nasional Jepang.

Total ada 13 buah bangunan dalam kompleks Kuil Kunozan Toshogu, namun yang paling menarik perhatian adalah dua bangunan utama Honden dan Heiden. Di bangunan yang dibuat dari kayu berlapis emas ini kita bisa melihat beragam koleksi lukisan dan juga patung yang dahulu dimiliki oleh Ieyasu.

Selain itu, teman-teman juga bisa mengunjungi museum, di mana disimpan koleksi pedang tradisional Jepang tachi termasuk 12 buah wakizashi yakni pedang kecil yang biasa digunakan sebagai senjata cadangan bagi samurai. Selain itu, masih ada koleksi baju perang dan pelindung mata yang digunakan oleh Ieyasu selama hidupnya.

Kuil Kunozan Toshogu Nihondaira di Shizuoka

Kuil Kunozan Toshogu Nihondaira di Shizuoka

Kita dikenakan biaya tiket masuk 500 yen untuk masuk ke area kuil dan tambahan 400 yen untuk masuk ke museum. Jika membeli sepaket, ada potongan 100 yen sehingga kita cukup membayar 800 yen saja untuk berkeliling kuil Toshogu dan masuk ke museum.

2. Naik gondola Nihondaira

Puas berkeliling di kawasan kuil Toshogu, kita bisa lanjutkan perjalanan ke Nihondaira dengan menggunakan gondola. Dari Stasiun Kunozan di bagian bawah, gondola akan membawa kita ke Stasiun Nihondaira di ketinggian 307 meter. Dari atas ketinggian, kita bisa melihat kompleks kuil Kunozan Toshogu, Gunung Fuji di sisi utara, deretan hutan pinus Pantai Miho dengan keindahan Teluk Suruga di sisi selatan.

Untuk gondola sendiri, tersedia keberangkatan setiap 15 menit. Tiket naik gondola untuk satu arah adalah 600 yen atau 1.100 yen untuk perjalanan pulang pergi. Ada kupon potongan harga yang bisa teman-teman gunakan di sini.

Gondola Nihondaira di Shizuoka

Gondola Nihondaira di Shizuoka

Buat teman-teman yang mau mengunjungi tempat-tempat yang sudah diceritakan oleh Tim Info Jepang, lebih bagus membeli langsung tiket combo. Cukup dengan 1.750 yen, kita sudah bisa mengunjungi kawasan kuil dan museum sekaligus naik gondola di Nihondaira.

3. Coba pengalaman memetik teh di Nihondaira Shizuoka

Seperti yang diceritakan di atas, Shizuoka adalah penghasil bubuk teh dan teh hijau nomor satu di Jepang. Lokasinya yang berada di daratan tinggi yang ditambah dengan iklim sejuk dan tanah yang subur, membuat Shizuoka jadi spot terbaik mengembangkan teh hijau (matcha) Jepang yang terkenal di dunia. Nah, sayang kan kalau ke Shizuoka tapi tidak mencoba minum teh hijau Jepang yang terkenal. Tidak hanya itu saja, kita juga bisa coba memetik pucuk teh, belajar cara menyeduh teh, dan membuat teh yang enak rasanya.

Gunung Fuji dari Nihondaira Shizuoka

Gunung Fuji dari Nihondaira Shizuoka

Akses menuju Nihondaira Shizuoka

Dari Stasiun Shizuoka, kita bisa naik bus Shizutetsu Justline menuju ke arah Nihondaira. Lama perjalanan sekitar 40 menit dengan harga tiketnya 360 yen.

Akses ke Shizuoka

Dari Stasiun Tokyo, kita bisa naik kereta Shinkansen Hikari dan Kodama sampai Stasiun Shizuoka. Lama perjalanannya sekitar 60 menit dengan kereta Hikari dan 90 menit dengan kereta Kodama, dengan ongkos 5.830 yen. Kereta kodama lebih lama karena berhenti di lebih banyak stasiun daripada Hikari. Oiya, teman-teman jangan naik kereta Shinkansen Nozomi ya, karena kereta ini tidak berhenti di Stasiun Shizuoka.

Kalau tidak naik kereta Shinkansen, tersedia kereta JR Tokaido Line dari Tokyo, Shinagawa sampai Shizuoka melalui Stasiun Atami. Lama perjalanannya sekitar 3 jam dengan ongkos tiket 3.350 yen.

Dari kawasan Fuji Safari Park, Gunung Fuji dan Danau Kawaguchi, Gotemba, atau Hakone, teman-teman bisa naik bus menuju Stasiun Mishima terlebih dahulu. Dari Stasiun Mishima, bisa naik kereta JR Tokaido Line sampai Stasiun Shizuoka selama 70 menit dengan ongkos 970 yen.

Cheap Hotels in Shizuoka [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Guest House Maruya
57 km away
Guest House Maruya
from ¥3888/night
Atami Seaside Spa &
57 km away
Atami Seaside Spa & Resort
from ¥14616/night
Hotel Resorpia Atami
58 km away
Hotel Resorpia Atami
from ¥14600/night
Fujinomiya Fujikyu Hotel
32 km away
Fujinomiya Fujikyu Hotel
from ¥6196/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Kereta Batubara Oikawa
34 km away
Bunga sakura dan Kereta Batubara Oikawa
Danau Tanuki
43 km away
Fenomena Diamond Head Gunung Fuji dari Danau Tanuki
Fuji Flower Village Grinp
46 km away
Fuji Flower Village Grinpa
Kastil Atami
57 km away
Bunga sakura di Kastil Atami

Sumber gambar: Flickr Winston Tan, Shizuoka Prefectural Tourist Association


Recommended for you


Last modified: February 9, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Comments (16)

  1. Selamat pagi Pak. Mohon saran utk Pass yg harus dibeli utk 7 hari. Pemakaian Pass akan saya mulai dari Kyoto Station-Takayama-Toyama-Kanazawa-Odawara (utk menuju Hakone) – Shizuoka – Ikebukuro/Tokyo terakhir. Utk menghemat biaya apakah Hokuriku Arch Pass berlaku utk stations yg disebutkan diatas? Tks sebelumnya

    • Nugroho Christian  |  

      Hokuriku Arch Pass tidak mengcover ongkos ke Odawara dan Shizuoka, saran saya, bisa membeli JR Pass. Salam.

    • Tks Pak. Maaf utk lebih jelasnya pertanyaan saya mengenai Hokuriku Arch Pass ini:
      1. Apakah Pass ini meng cover perjalanan dari Kyoto Station to Takayama via Nagoya?
      2. Apakah Pass ini meng cover perjalanan dari Takayama to Toyama?
      3. Apakah Pass ini meng cover perjalanan Kanazawa to Shinjuku, saya rencana beli Hakone Pass 2 days dari Shinjuku?
      4. Dengan penjelasan Bapak diatas mungkin Shizuoka akan saya hilangkan dari itinerary saya.

      Sekali lagi tks Pak

    • Nugroho Christian  |  

      1. Tidak, perjalanan dari Kyoto Station to Takayama yang tercover hanya lewat Kanazawa-Toyama.
      2. Ya, tercover.
      3. Ya, mengcover, rutenya Kanazawa-Tokyo dengan Hokuriku Shinkansen lalu dilanjutkan dengan JR Yamanote Line sampai Stasiun Shinjuku.
      Salam.

  2. Slmt malam pa,
    Sy berencana ke jepang tgl 13-20juni ,tempat yg mau dikunjungi shirakawa Go – alpine route – shizuoka – tokyo ,, bagusan pass apa yg harus diambil.,?
    Mohon infonya,Terima kasih

  3. Mohon informasinya
    Saya mau ke Jepang tgl 27 Jan – 5 Feb 17. Dengan itinerary :

    1. Tgl 27 Jan tiba di Kansai jam 08.30 langsung menuju Tokyo
    2. Tgl 28 Jan jalan2 di Tokyo
    3. Tgl 29 Jan jalan2 di Shizuoka
    4. Tgl 30-31 Jan jalan2 di Tokyo, malam menuju Kyoto
    5. Tgl 1 Feb – 2 Feb jalan2 di Kyoto
    6. Tgl 3 Feb kembali ke Osaka
    7. Tgl 3 – 5 Feb jalan2 di Osaka
    8. Back to Jakarta

    Dengan itinerary seperti ini, apakah saya perlu beli JR Pass? Berhubung saya beberapa hari jalan2 di satu tempat saja?

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang Ibu Aulia. Karena ada perjalanan PP shinkansen dari Osaka ke Tokyo, maka JR Pass sudah balik modal.
      Bisa dipakai dari tanggal 27 Januari sampai 2 Februari selama 7 hari masa penggunaan.
      Salam

    • Dear Pak Nugroho,

      Noted pak. Tapi saya lagi trial buat itinerary dari teman saya.

      Ternyata penginapan tidak melalui dari JR Line juga dimana ada menggunakan Ginza Line dan Chiyoda Line. Apa JR Rail Pass bisa dipergunakan untuk Line tersebut?

      Contoh : Penginapan di Asakasa Station. From Kansai International to Asakasa Station melalui JR Line dan Chiyoda Line (pakai google map). Apa ada tidak ada langsung menggunakan JR Line?

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat sore Ibu Aulia. Memang untuk daerah Akasaka tidak ada stasiun JR yang terdekat. Salam

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!