Bukit Biei Hokkaido

Home / Nature / Bukit Biei Hokkaido
Item image

Biei adalah sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh pemandangan bukit-bukit dan ladang yang indah. Dikenal juga sebagai Bukit Biei karena konturnya yang berbukit-bukit. Anda dapat bersepeda naik turun bukit sambil mengunjungi kebun-kebun bunga dan pohon-pohon yang terkenal di sepanjang jalan di Biei. Pemandangan di Biei adalah yang paling terkenal dari objek wisata menarik lainnya di Hokkaido.

Apa saja yang bisa Anda kunjungi di Bukit Biei?

1. Melihat karya Seni dari Patchwork

Meskipun istilah Patchwork merujuk pada nama jalan, sebenarnya Patchwork adalah nama daerah yang letaknya di sisi barat laut pusat kota Biei. Nama Patchwork diambil dari pemandangan ladang-ladang dari atas. Anda dapat menyaksikannya sendiri melalui google maps di sini. Daerah Patchwork ini menawarkan pemandangan pedesaan lengkap dengan hamparan tanaman yang indah sepanjang tahun. Waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah saat musim panas dan musim gugur, saat tanaman dan bunga-bunga bermekaran beraneka warna.

Pemandangan Kota Biei dari udara

Selama bertahun-tahun, keindahan daerah Patchwork ini telah menarik perhatian seluruh dunia. Bahkan beberapa pemandangan deratan pohon digunakan sebagai desain kemasan dan iklan produk. Ada juga pohon oak dikenal sebagai pohon orangtua dan pohon anak. Gambar di bawah ini adalah pohon orangtua dan anak, icon Bukit Biei yang terkenal.

Parent and Child Tree

2. Mengunjungi Observatorium Hokusei Hill

Anda dapat mengunjungi Observatorium Hokusei Hill, yaitu bangunan berbentuk piramida yang menawarkan pemandangan hamparan tanaman di Biei dan Bukit Zerubu. Di bukit Zerubu, Anda juga dapat menikmati hamparan taman bunga yang begitu indah seperti di Furano.

3. Berpetualang di Jalan Panorama

Seperti Patchwork, Jalan Panorama (Panorama Rodo dalam bahasa Jepang) merujuk kepada daerah di sisi selatan dan timur pusat kota Biei. Pemandangan di jalan Panorama mirip dengan daerah Patchwork, namun dengan medan yang berbukit-bukit. Anda juga dapat mengunjungi ruang pameran Takushinkan, yang berisi foto-foto pemandangan fotografer terkenal Maeda Shinzo dan putra sulungnya Akira. Foto-foto pemandangan alam dari seluruh Jepang yang begitu indah dan alami seakan-akan membuat Anda berada di sana.

4. Menyaksikan keindahan Bukit Shikisai

Salah satu bukit yang terkenal adalah Bukit Shikisai, dengan pemandangan taman bunga lavender yang indah dan menawan. Kita bisa menikmati panorama kebun bunga 4 musim seluas 15 hektar lebih dengan latar belakang gunung Tokachidake dan gunung Furano. Kita dapat mengelilinginya dengan menyewa mobil kecil atau gerobak yang ditarik oleh traktor, atau naik sepeda. Kita juga dapat mengunjungi ladang bunga Kanno yang terletak di sisi jalan yang menghubungkan Furano dengan Biei.

Bukit Shikisai bisa diakses dengan jalan kaki 25 menit dari Bibaushi Station atau 12 menit berjalan kaki dari Biei Station di jalur kereta Furano Line Hokkaido. Bukit Shikisai terbuka gratis untuk umum, namun ada biaya kontribusi perawatan bunga dan tanaman 200 yen per orang. Jam bukanya berbeda setiap musim. Di musim semi (bulan 4-5) buka dari jam 9 pagi hingga 5 sore, musim panas (bulan 6-9) buka dari jam 8.30 hingga 6 sore. Bulan 10 buka dari jam 9 pagi hingga 5 sore, dan dari bulan 11 hingga bulan 2 buka dari jam 9 pagi hingga jam 4 sore.

Sedikit informasi mengenai kendaraan yang bisa dinaiki di Bukit Shikisai adalah sebagai berikut: kereta mini 500 yen untuk pelajar SMA ke atas dan 300 yen untuk SMP dan SD. Naik motor buggy sebesar 500 yen per orang, mobil 2000 yen untuk 15 menit dengan kapasitas 4 orang. Ada juga mobil salju 1000 yen untuk satu orang atau seluncur salju 200 yen per orang.

Shikisai Hill

Akses menuju ke Bukit Biei

Biei terletak antara Asahikawa dan Furano. Jaraknya sekitar 30-40 menit dengan naik mobil atau kereta api. Kereta ada setiap jam, dengan harga tiket  540 Yen dari Stasiun Asahikawa dan 640 Yen dari Stasiun Furano.

Teman-temanbisa juga dapat menaiki bus dari Bandara Asahikawa sekitar 15 menit, dengan ongkos 370 Yen. Perjalanan bus dilakukan 1 hingga 2 kali setiap jam. Lalu Anda dapat menyewa sepeda di beberapa toko di pusat kota Biei. Biaya sewa per jamnya adalah 200 Yen untuk sepeda biasa dan 600 yen untuk sepeda listrik. Murah bukan? Perjalanan wisata alam ke Biei pasti menjadi kenangan tak terlupakan wisata ke Jepang.

Selain itu, buat teman-teman yang menginap atau stay di Sapporo, bisa naik Hokkaido Intercity Bus sampai ke Biei.

Cheap Hotels in Furano [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Hotel Naturwald Furano
22 km away
from ¥9000/night
B&B Furano
22 km away
from ¥6000/night
Pension Young House
22 km away
from ¥10000/night
Brick House Furano
22 km away
from ¥7020/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Gedung Jam Sapporo
104 km away
Taman Odori
104 km away
Taman Odori di Sapporo
Kebun Binatang Maruyama
108 km away
Beruang kutub di Kebun Binatang Maruyama
Jozankei Onsen
122 km away
Jozankei Dam di musim gugur

Sumber: JJ Ying, -Yapster-


Recommended for you


Last modified: August 28, 2017 by

Close Comments

Comments (7)

  1. Sore Pa.
    Sy akan ke hokaido dr tgl 22-26 april. Sy membeli jr pass krn sblmnya sy sudah ke tokyo dan toyama area.
    Tgl 22 hakodate
    Tgl 23 hakodate
    Tgl 24 hakodate-sapporo
    Tgl 25 keliling asahikawa biei furano dan kembali menginap di sapporo
    Tgl 26 sapporo.
    Pertanyaannya:
    1. Apakah ada pass lain yg diperlukan selain Jr pass?
    2. Apakah mungkin mengelilingi asahikawa – biei- furano dalam 1 hari dan kembali ke sapporo
    3. Berhubung datang di akhir april. Apakah ada recommended place? Krn hokaido sebenernya bagus di musim dingin.
    Terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      1. Kalau bapak memiliki JR Pass dan masih masuk masa berlakunya, sepertinya tidak perlu lagi beli pass lain. Namun, jika memang belum, bapak bisa pertimbangkan JR Hokkaido Rail Pass.
      2. Kalau PP dari Sapporo, rasanya sulit pak, karena akan terburu-buru mengingat kereta dari Asahikawa tidak sampai malam juga. Mungkin Kalau Asahikawa-Furano atau Asahikawa-Biei saja masih bisa.
      3. Akhir April, di Sapporo masih bisa melihat hanami pak. Salam.

    • Terima kasih infonya. Ada lagi pertanyaan Pak. Apa perlu datang ke biei dan furano pada akhir april. Krn kl dilihat penjelasan bagus di musim panas. Kl tidak terlalu bagus, lebih baik sy pp dari sapporo ke asahikawa saja. Terima kasih. Mohon petunjuknya ya Pak

    • Nugroho Christian  |  

      Iya, awal musim semi belum masuk musim bunga Ria, yang biasanya berlangsung Juni-Juli, mungkin bisa di skip saja. Salam.

  2. Dear Pak Nugroho, sy mau konsultasi pak, sy rencana k Jepang, tiba tanggal 10 Juli dr KIX dan pulang tgl 22 Juli dr Narita. Rute perjalanan sy:
    10-11: Osaka
    12: Kyoto
    13: dr Kyoto menuju Fuji Q Highland,
    14: Kawagichiko, Koshu (grape picking) trus naik kereta sore lanjut ke Tokyo.
    15: dr Tokyo perjalanan k Hakodate (Goryokaku, Mt. Hakkodate)
    16: dr Hakodate perjalanan k Sapporo (Mt. Moiwa)
    17: Biei Furano (Farm Tomita)
    18: Otaru-Sapporo trus kembali k Hakodate
    19: perjalanan k Tokyo
    20-22: Tokyo
    Sy rencana membeli JR Pass 7 hari sj dan mengaktifkannya tgl 13 ketika menuju Yamanashi dan berakhir tgl 19 setelah sampai d Tokyo. Apakah rute sy diatas masuk akal pak? Tmn sy membawa anak usia 5 tahun 2bln, apakah ank tsb harus membeli JR Pass? Dan 1 lg, pass apa yg cocok untuk 2 hari explore jepang pak?
    Terima kasih sebelumnya pak :)

    • Nugroho Christian  |  

      Ya, tepat seperti yang ibu katakan. Dengan JR Pass, sudah pasti akan balik modal. Kalau usia 5 tahun, selama tidak duduk sendiri (dipangku) tidak perlu membeli JR Pass. Khusus untuk 2 hari terakhir ekplor Tokyo, tergantung ibu mau kemana, mungkin bisa dibaca-baca tulisan saya tentang Free Pass di Tokyo. Salam.

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating
Daniel
2016-03-26 15:31:20
Biei bagus, jangan lupa foto Parent and Child tree

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!