Hanami Sakura di Kakunodate

Home / Attraction / Hanami Sakura di Kakunodate
Item image

“Festival Sakura di Kakunodate berhasil menarik lebih dari 1 juta wisatawan,” itulah judul sebuah brosur wisata yang saya temukan di Stasiun Aomori. Selain hanami sakura Kastil Hirosaki yang sudah sangat terkenal, ternyata ada juga hanami di Kakunodate yang tidak kalah populer, apalagi karena sakura di sini mekar bertepatan dengan masa liburan Golden Week. Banyak wisatawan lokal maupun domestik yang melewatkan masa hanami awal (sekitar akhir Maret-awal April) akan datang ke Hirosaki atau Kakunodate supaya dapat menyaksikan mekarnya bunga sakura (Shidarezakura). Kakunodate sendiri terletak di Prefektur Akita, dan sudah lama dikenal sebagai “Little Kyoto di area Tohoku”. Mengapa? Karena di sini kita bisa menemukan rumah-rumah tradisional Jepang yang menjadi tempat tinggal para samurai selama beberapa abad terakhir.

Informasi mengenai Kakunodate

Sejarah kota ini dimulai sejak tahun 1620, saat penguasa keluarga Satake membuka wilayah di utara wilayah Tohoku. Para samurai dan pedagang berbagi wilayah di . Kota dibagi menjadi dua daerah besar, area samurai dan area pedagang.

Jalanan utama Kakunodate saat musim semi

Jalanan utama Kakunodate saat musim semi

Wilayah dikenal dengan kegiatan hanami bunga sakura yang berlangsung di periode akhir April sampai awal Mei. Hampir sebulan lebih lama dibandingkan hanami di wilayah lainnya seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka. “Sakura Matsuri” adalah sebutan yang saya ingat pernah dikatakan oleh penjaga asrama saat pertama kali tiba di Jepang, untuk menyebut perayaan mekarnya bunga sakura. Dipusatkan di sepanjang tepian Sungai Hinokinai, di mana lebih dari 400 pohon bunga sakura yang mekar bersamaan. Di beberapa lahan lapang, orang-orang akan menggelar tikar dan makan atau berbincang bersama. Malam harinya, kita juga bisa melihat keindahan iluminasi pohon bunga sakura sambil menikmati berbagai makanan tradisional khas Akita.

Ramainya hanami sakura di Kakunodate

Ramainya hanami sakura di Kakunodate

Selain itu, teman-teman juga bisa mampir ke Distrik Samurai. Saat datang ke sini, kita seperti berjalan-jalan di kota Jepang pada jaman Edo. Kita bisa menikmati mekarnya bunga sakura yang tumbuh di sisi kiri dan kanan jalanan utama. Di beberapa titik, dahan-dahan pohon sakura ini membentuk kanopi.

Jajanan tradisional dalam Festival Sakura Kakunodate

Jajanan tradisional dalam Festival Sakura Kakunodate

Buat teman-teman yang mau berkeliling di sekitaran Semboku dan Kakunodate, bisa mencobanya dengan bersepeda. Ada beberapa rental penyewaan sepeda di dekat pintu keluar stasiun. Dari wilayah Kakunodate, kita juga bisa naik bus ke Nyuto Onsen atau Danau Tazawa yang terkenal dengan warna airnya yang seperti batu sapphire.

Hotel di Kakunodate

Kosekiya BekkanNishiki Onsen Kurion Akita, Senboku, Nishikicho Kadoya, Yashikida 83-2, Japan
GinzansoHotel Folkloro, Senboku, Kakunodate-machi, Nakasugasawa 14, Japan

Akses ke Kakunodate

Dari Stasiun Kakunodate, kita bisa berjalan kaki sekitar 15-20 menit sampai ke tepi Sungai Hinokunai. Selanjutnya, kalau teman-teman mau ke Distrik Samurai, bisa berjalan kaki sekitar 5 menit dari area tepi sungai.

Dari Stasiun Tokyo atau Stasiun Ueno, teman-teman bisa naik kereta Shinkansen Akita sampai Stasiun Kakunodate melalui Stasiun Sendai dan Stasiun Akita. Lama perjalanannya selama 3 jam dengan ongkos 16.810 yen yang tercover dengan JR Pass (29.110 yen), JR East Tohoku Pass (19.000 yen), maupun JR East-South Hokkaido Pass. Kereta Shinkansen Akita tersedia mulai dari jam 06.32 sampai keberangkatan terakhir jam 19.20 dengan keberangkatan setiap 1 jam.

Bagi yang ingin mengunjungi Kakunodate sebagai day-trip dari Tokyo, bisa kok! Teman-teman bisa naik kereta paling pagi (jam 06.32 tiba di Kakunodate jam 09.34. Lalu teman-teman bisa berkeliling di Kakunodate sebelum kembali ke Tokyo pada jam 18.58 atau jam 19.53, dan tiba di Tokyo sekitar jam 23.00.

Sumber gambar: Flickr Kimon Berlin, Syuzo Tsushima, katsuuu 44


Last modified: February 17, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Comments (12)

    • Nugroho Christian  |  

      Iya semuanya tercover dengan JR Pass dan bisa dengan naik kereta JR (shinkansen atau kereta lokal). Salam.

  1. mas, kalau mau ke shirakawago, pesen tiket bus harus dari jkt kah ?
    kalo beli di tokyo apa bedanya ? terus kalau mau lihat tulip di tonami apa msih ada di tanggal 21-23 april 2019 ?

    terima kasih atas responsnya.

    • Nugroho Christian  |  

      Sebaiknya iya bu, karena biasanya tiket bus Nohi itu selalu penuh jadi harus direservasi secara online. Silahkan lengkapnya dibaca di tulisan saya tentang Bus Nohi ke Shirakawago. Untuk Kebun Tulip Tonami tahun ini diadakan pada 22 April hingga 5 Mei 2019, jadi perkiraan saya masih ada. Salam.

  2. Santoso Chayadi  |  

    Selamat siang pak Nugroho, saya mau tanya kalau saya datang ke tempat melihat bunga sakura , 1 minggu setelah Full Bloom Date, apakah saya masih bisa melihat bunga sakura ?

    • Nugroho Christian  |  

      Masih bisa bu, tapi paling ada sisa-sisanya dan ini sangat bergantung pada cuaca. Ibu bisa cek lebih dekat lagi dengan waktu keberangkatan, karena kalau sudah rontok semuanya, hanya tinggal warna hijau daun saja. Salam.

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Kalau dari Osaka, ibu harus naik shinkansen dulu menuju ke Tokyo. Nah, akses nya dari Tokyo menuju ke Kakunodate bisa dibaca di artikel di atas. Salam

    • Salam kenal pak nugroho. Sy rcn k aomori lihat sakura naik bus malam dr tokyo tgl 29 april. Msh festv sakura ga?. Mau keliling lihat wisata cari taxi apa gampang. Ato ada bus lokal? Tks

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!