Kastil Hirosaki

Home / Castle / Kastil Hirosaki
Item image

Kastil Hirosaki adalah satu-satunya bangunan kastil bersejarah yang masih tegak berdiri di wilayah Tohoku. Mayoritas kastil-kastil di Jepang berada di wilayah selatan, di mana adalah area utama kekuasaan klan Tokugawa, kekaisaran Jepang terkuat pada masa itu yang banyak mendirikan kastil sebagai kubu-kubu pertahanan. Kastil Hirosaki sendiri dibangun oleh Tsugaru, penguasa wilayah Aomori di sekitaran abad ke-17. Bangunan kastil dikelilingi oleh parit-parit dalam serta menara penjaga yang masuk sebagai aset penting bersejarah nasional. Namun sesungguhnya yang membuat nama Kastil Hirosaki begitu terkenal di telinga para wisatawan adalah karena keindahan hanami bunga sakura di sini. Ada total 2.600 pohon bunga sakura yang ditanam di kebun dalam dan luar bangunan kastil yang begitu memesona dari akhir bulan April sampai awal Mei. Berikut ini laporan kontributor Tim Info Jepang di Hirosaki dan Aomori yang sayang untuk dilewatkan.

Kegiatan Seru Berkeliling Kastil Hirosaki

1. Bergabung bersama dalam hanami terbesar di Jepang

Kastil Hirosaki ini adalah simbol dan atraksi utama kota Hirosaki. Dengan total 2.600 pohon bunga sakura yang tersebar di seluruh area taman kastil, area hanami di sini adalah yang terbesar di seluruh Jepang. Sebagai perbandingan, kalau teman-teman berkunjung ke Shinjuku Gyoen atau Taman Chidorigafuchi di Tokyo, nah ada 8 kali lipat jumlah pohon sakura di Hirosaki. Tidak heran, lebih dari 2 juta pengunjung (baik penduduk lokal dan wisatawan asing) yang berlomba-lomba datang ke Hirosaki dan merasakan hanami yang begitu indah di sini. Apalagi jadwal hanaminya bersamaan dengan liburan Golden Week di Jepang.

Oiya, karena letaknya yang ada di bagian utara Honshu, maka jadwal hanaminya mundur kira-kira 3-4 minggu dari wilayah tengah Jepang seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Kalau biasanya hanami bunga sakura itu identik dengan akhir bulan Maret atau awal bulan April, nah di Kastil Hirosaki jadwal hanami kita adalah di akhir bulan April. So, jangan sampai salah buat itinerary dan membeli tiket pesawat ya.

Buat teman-teman yang pergi bersama dengan pasangan, ada aktivitas seru yang sangat pas! Teman-teman bisa menikmati bunga sakura dari atas kapal berdua bersama dengan pasangan. Wah kayaknya seru banget ya bisa melihat bunga sakura dari bagian bawah pohon dan saling bercanda. Fasilitas kapal dayung ini hanya dibuka saat musim bunga sakura di area kanal kastil sisi barat, mulai dari pukul 09.00-17.00 dengan biaya 1.000 yen untuk sejam.

Menikmati bunga sakura dari atas perahu di kanal Kastil Hirosaki

Menikmati bunga sakura dari atas perahu di kanal Kastil Hirosaki

Suasana kanal Kastil Hirosaki saat musim sakura

Suasana kanal Kastil Hirosaki saat musim sakura

Ingin menyaksikan bunga sakura saat malam hari? Bunga-bunga sakura akan diberi tata cahaya khusus (light up) sehingga seakan-akan bercahaya di tengah kegelapan malam, sungguh suatu pemandangan spesial yang tidak bisa dilihat saat seiang hari. Light up diadakan setiap tahun saat puncak musim semi, kala bunga sakura mekar sempurna mulai dari tanggal 23 April hingga 5 Mei setiap tahunnya. Diadakan setiap hari mulai dari pukul 18.30-22.00. Foto dibawah ini adalah foto yang diambil saat light up bunga sakura di Kastil Hirosaki.

2. Jalan-jalan melihat kemegahan kastil

Dilihat sekilas, Kastil Hirosaki ini memiliki kesamaan bentuk bangunan atau kemiripan dengan Kastil Takaoka. Bangunan kastil terdiri dari tiga lantai dengan ketinggian 14,4 meter. Kita bisa masuk dan melihat desain interior bangunan beserta barang-barang peninggalan keluarga Tsugaru. Dari lantai atas kastil, kita juga bisa melihat keindahan Gunung Iwaki dengan puncaknya yang putih bersalju dari kejauhan.

Ada juga tiga buah bangunan menara penjaga (Yagura) yang dijadikan aset sejarah nasional, yakni Ninomaru Tatsumi Yagura, Ninomaru Hitsujisaru Yagura, dann Ninomaru Ushitora Yagura. Selain itu, jembatan Gejobashi dengan warna merah menyalanya di depan Kastil Hirosaki sangat bagus untuk jadi latar belakang foto teman-teman.

jembatan gejobashi di kastil hirosaki

Berfoto di jembatan Gejobashi di Kastil Hirosaki

Selain itu, dengan total area kastil hampir 58 hektar ini dibagi menjadi 6 buah taman istana yang identik, di mana teman-teman bisa berkeliling dan berfoto selfie dengan latar belakang keindahan taman.

Pemandangan Kastil Hirosaki di musim sakura

Pemandangan Kastil Hirosaki di musim sakura

3. Coba berkunjung ke Taman Botani Hirosaki

Masih di dalam kawasan Kastil Hirosaki, teman-teman bisa melihat beragam tanaman bunga dan pohon-pohon unik di taman botani. Taman ini merupakan salah satu spot tersembunyi, dan relatif lebih sepi daripada daerah Taman Botani Hirosaki yang sangat terkenal dan penuh pengunjung. Bentuknya kurang lebih seperti Kebun Raya Bogor yang ada di Indonesia. Di sini ada kebun bunga, area taman terbuka, air mancur, dan juga area taman edukasi mengenai tanaman-tanaman yang ada di wilayah Jepang. Taman Botani ini buka setiap hari saat musim hangat (sekitar pertengahan April sampai 23 November) mulai dari jam 09.00-17.00

Bunga sakura mekar sempurna di Kastil Hirosaki

Bunga sakura mekar sempurna di Kastil Hirosaki

4. Ikut Festival Snow Lantern di musim dingin

Meskipun Kastil Hirosaki terkenal karena bunga sakuranya di musim semi, namun jangan salah. Kastil ini juga menyimpan keindahan musim dingin, terutama dengan diadakannya Festival Snow Lantern di bulan Februari. Untuk tahun 2017, festival snow lantern ini berlangsung dari 9 Februari hingga 12 Februari 2017, berlokasi di komplek kastil Hirosaki. Festival dimulai sejak matahari terbenam dari pukul 17.00 hingga pukul 21.00. Untuk dapat berpartisipasi, tidak dipungut biaya, Penduduk setempat biasanya turut berpartisipasi dengan membuat 500 lentera dan juga membangun rumah salju atau igloo di sekitar taman. Jumlahnya mencapai 500 buah, dan ketika lampu lentera dinyalakan, pemandangannya sungguh indah. Cahaya dari lentera menghangatkan dinginnya malam dan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi yang melihatnya.

Keindahan Musim Dingin di Jepang Kastil Hirosaki

Keindahan Musim Dingin di Jepang: Kastil Hirosaki

Iluminasi malam di Kastil Hirosaki

Iluminasi malam di Kastil Hirosaki

Informasi Tiket Masuk

Untuk masuk ke Kastil Hirosaki, kita harus membayar tiket masuk seharga 310 yen (untuk dewasa) dan 100 yen (untuk anak-anak) di loket masuk. Kalau teman-teman juga mau berkunjung ke Kebun Botani atau Kebun Raya Hirosaki, bisa membeli tiket terusan langsung seharga 510 yen (untuk dewasa) dan 160 yen (untuk anak-anak).

Akses menuju Kastil Hirosaki

Kastil Hirosaki bisa dicapai dengan naik bus Loop Dotemachi dari Stasiun Hirosaki dan turun di halte atau pemberhentian bus Shiyakusho-mae. Lama perjalanan sekitar 15 menit dengan ongkos 300 yen. Atau bisa berjalan kaki selama 20 menit dari Stasiun Hirosaki sambil melihat-lihat kota Hirosaki lebih dekat.

Informasi Akses ke Hirosaki

Dari Stasiun Tokyo, teman-teman bisa naik kereta Shinkansen Hayabusa sampai Stasiun Shin-Aomori di ujung utara Pulau Honshu. Lama perjalanan sekitar 3,5 jam dengan ongkos 17.350 yen. Dilanjutkan dengan kereta lokal JR Ou Line sampai Stasiun Hirosaki sekitar 40 menit dengan ongkos 580 yen. Semua ongkos kereta menuju ke Hirosaki ini dicover oleh JR Pass, JR Tohoku East Pass, dan JR East South Hokkaido Pass. Perjalanan pulang pergi Tokyo ke Shin-Aomori dengan pass-pass di atas sudah pasti akan membuat balik modal.

Selain itu, bagi teman-teman yang ingin liburan murah, bisa naik Bus Conan dari depan Stasiun Ueno, Stasiun Tokyo, dan Stasiun Shinjuku sampai ke Terminal Bus Hirosaki dan Aomori. Lama perjalanan sekitar 9,5 jam dengan ongkos 5.500-7.500 yen (tergantung tipe dan fasilitas bus).

Ada juga layanan bus malam dari Willer Express yang berangkat dari Stasiun Tokyo menuju ke Hirosaki dan Aomori. Lama perjalanan sekitar 10.5 jam dengan ongkos mulai dari 4.500 yen.

Recommended Hotels near Hirosaki Castle [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Hirosaki Grand Hotel
1 km away
from ¥4320/night
Hotel Route-Inn Hirosaki
2 km away
from ¥6500/night
Art Hotel Hirosaki City
2 km away
from ¥6264/night
Hotel New Castle
1 km away
from ¥4500/night

(sponsored by Booking.com)

Sumber gambar: Flickr Kzaral, chinnian, Chipmunk Wallpaper, wingyeah, ELCAN KE-7A, Shao Hsuan Tangiii_kkk5Quattro Photo, Ari Helminen


Recommended for you


Last modified: March 11, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Comments (12)

  1. Sore pak,

    Mau ditanyakan: Pass apa yg paling cocok? (15 hari)
    Bingung saya krn ngejar jadwal Sakura & Sibhazakura
    Saran utk dpt diubah jadwal berikut :

    20 Apr : Jkt – Tokyo (Narita)
    21 Apr : Tokyo
    22 Apr : Tokyo – Hirosaki, Aomori
    23 Apr : Hirosaki, Aomori
    24 Apr : Hirosaki, Aomori – Kawaguchiko, Mt Fuji
    25 Apr : Kawaguchiko, Mt Fuji
    26 Apr : Kawaguchiko, Mt Fuji – Toyoma
    27 Apr : Toyoma – Alpine Route – Toyoma
    28 Apr : Toyoma – Kanazawa – Shirakawago
    29 Apr : Shirakawago – Kanazawa – Ashikaga Flower Park, Tochigi
    30 Apr : Ashikaga Flower Park, Tochigi – Hitachi Seaside
    01 Mei : Hitachi Seaside – Tokyo
    02 Mei : Tokyo
    03 Mei : Tokyo
    04 Mei : Tokyo (Narita) – Jakarta

    Philip

  2. Dear Pak Nugroho,

    Kami berencana akan ke Jepang, 19-27 April 2019, Kemudian akan ke Aomori untuk mengejar Sakura dan Ohanami di Hirosaki Castle pada tanggal 23 April. Rencananya kami juga ingin sekalian ke Sapporo untuk makan giant crab. Kemudian untuk itinerary ini, kami berencana untuk Pulang-Pergi dihari yang sama. Jika kami menggunakan JR Pass, dan berangkat dari Tokyo jam 6 atau jam 7 pagi. apakah bisa diinfokan schedule shinkansennya.

    Terima kasih,

    Riko

    • Nugroho Christian  |  

      Dari Stasiun Tokyo, bapak bisa naik kereta Shinkansen Hayabusa sampai Stasiun Shin-Aomori di ujung utara Pulau Honshu. Lama perjalanan sekitar 3,5 jam dengan ongkos 17.350 yen. Dilanjutkan dengan kereta lokal JR Ou Line sampai Stasiun Hirosaki sekitar 40 menit dengan ongkos 580 yen. Berangkat jam 06:32 dari Stasiun Tokyo, dan tiba di Stasiun Hirosaki jam 10:40. Bisa keliling-keliling sampai jam 12.57. Lalu naik kereta JR Ou Line (Jam 12:24) balik ke Shin-Aomori (tiba jam 13:03), dan lanjut kereta Shinkansen sampai Stasiun Shin-Hakodate Hokuto jam 14:37, dan sampai Sapporo jam 18:41. Bapak harus menginap di Sapporo sepertinya, baru balik besok harinya ke Tokyo. Salam.

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Kalau jalan dari Osaka, tidak mungkin bisa PP dalam sehari bu.
      Osaka-Tokyo sudah 3,5 jam, kemudian Tokyo-Hirosaki 3,5 jam. Salam

  3. Sr pak Nugroho…sy lg mau tanya nih…kl dr Tokyo (Shin Okubo st JR – Aomori st – St Hirosaki) bs pp( 1 day trip) ? Km ingin ke Kastil Hirosaki sj…semua tra sportasi tercover JR Pass?…tq ya pak Nug.

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Ya, dengan JR PASS seluruh ongkos kereta JR sampai ke Kastil Hirosaki tercover.
      Salam

    • Terima ksh pak u/ jwbannya….oh ya jd u/ pp 1 day trip Tokyo-kastil Hirosaki (Aomori) bs ya pak?..blh dibantu pak jm keberangkatan JR Train dr Shin Okubo st – st Aomori – St Hirosaki dan kembalinya lg. Maaf pak km bingung u/ lht jadwlnya di hyperdia ( maklum km sdh oma opa nih )…sekali lg terima ksh banyak pak Nug.

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Dari Shin Okubo bisa naik kereta Yamanote sampai ke Tokyo Station.
      Kemudian dari Tokyo Station bisa naik shinkansen sampai Shin Aomori Station, lalu pindah ke kereta lokal Ou Line sampai ke Hirosaki Station.
      Lama perjalanan adalah 5 jam dan semua ongkosnya tercover oleh JR PASS.
      Ibu silakan berangkat jam 05.50 dari Shin Okubo Station, dan berangkat paling telat pukul 18.59. Salam

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!