Gokayama

Home / Attraction / Gokayama
Item image

Teman-teman pasti pernah mendengar desa Shirakawago dan Gokayama yang termasuk dalam situs warisan budaya dunia di Jepang. Desa-desa ini adalah desa tradisional dengan bentuk rumah yang unik yang disebut gassho-zukuri dengan atap yang tinggi dan lancip. Waktu pergi ke tempat ini, Tim Info Jepang mendengarkan penjelasan bahwa bentuk atap rumahnya dibuat seperti itu supaya salju tidak tertinggal di atap rumah. Kalau salju yang turun menumpuk di atap, atap akan jadi berat dan bisa membuat atap rumah roboh. Wah, dipikir-pikir benar juga ya! Pengalaman berkunjung dan melihat pemandangan, keindahan alam, dan join dalam kehidupan masyarakat sekitar tentu jadi pengalaman yang tidak terlupakan buat teman-teman. Mantep deh! Kali ini, Tim Info Jepang akan membahas mengenai Gokayama, yang berada di sebelah barat desa Shirakawago. Apa saja kegiatan wisata seru yang bisa dilakukan di Gokayama? Ini dia tulisan spesial kami buat mengingat keindahan pesona Gokayama.


⚡Beli Paket Tour Gokayama-Shirakawago
Peta Tateyama dan Shirakawago Jepang

Peta lokasi Tateyama, Gokayama dan Shirakawago, serta kota-kota lainnya

Informasi mengenai Gokayama

Banyak orang yang salah, mengatakan bahwa Gokayama dan Shirakawago itu satu tempat atau berdekatan. Sebenarnya kedua tempat ini terpisah agak jauh dan harus naik bus untuk dapat mencapainya. Gokayama sendiri berarti 5 gunung, dan terletak di bagian pegunungan Alpen di utara pulau Honshu. Gokayama terletak di kota Nanto yang berada di prefektur Toyama. Meskipun begitu, transportasinya juga bisa dari Kanazawa/ Takaoka/ Toyama yang terletak di sebelah utara. Baca juga: Panduan naik bus Takaoka ke Gokayama dan Ainokura

Kegiatan wisata seru di Gokayama

1. Menginap di rumah tradisional (minshuku)

Rumah-rumah tradisional di Gokayama mayoritas sudah berumur lebih dari 300 tahun. Meskipun begitu, baik arsitektur rumah, maupun adat budaya dan gaya hidup masyarakatnya masih mengakar kuat. Inilah yang menjadikan desa ini masuk ke dalam situs warisan budaya dunia UNESCO. Di sini, kita juga bisa menginap di rumah tradisional yang bernama Minshuku. Menurut pengalaman Tim Info Jepang, harga penginapan satu malam di sini agak lebih mahal dibanding menginap di hotel biasa, namun kita bisa mencicipi makanan seri khas Jepang (full course) di malam hari plus sarapan pagi khas Jepang. Teman-teman juga bisa mencoba tidur di futon (alas tidur Jepang yang sangat hangat) sambil beristirahat dengan suasana yang sangat tenang, jauh dari keramaian. Baca juga: Pengalaman menginap di Shirakawago dan Gokayama.

Menyantap makan malam di Gokayama

Menyantap makan malam di Gokayama

2. Jalan-jalan Desa Warisan Budaya Dunia Ainokura

Ainokura adalah salah satu desa yang juga bagian dari Gokayama. Terletak agak ke utara, bus dari Kanazawa atau Toyama akan lebih dulu melewati Ainokura sebelum ke Shirakawago. Ainokura merupakan desa dengan jumlah rumah gassho-zukuri terbanyak, sekitar 20 rumah. Mayoritas dari rumah-rumah itu adalah rumah tinggal, meskipun beberapa rumah sudah menjadi restoran, museum, atau hotel rumah tradisional atau Minshuku. Ainokura relatif lebih sepi dibandingkan dengan desa Suganuma yang berada di selatan.

Di Ainokura, kita bisa membeli oleh-oleh alat musik perkusi tradisional Jepang bernama sasara. Selain itu kita juga bisa mencoba membuat washi (kertas khas Jepang) yang terkenal dengan kelenturan dan tidak mudah sobek.

Gokayama di musim panas

Gokayama di musim panas

3. Berkeliling Desa Warisan Budaya Dunia Suganuma

Suganuma adalah ikon wisata utama di Gokayama, dan mencakup dua wilayah: Desa Suganuma dan Kampung Gokayama Gassho no Sato. Kedua daerah ini sangat dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki melewati terowongan yang juga terhubung dengan eskalator ke atas bukit. Berbeda dengan desa Ainokura yang masih banyak ditempati penduduk lokal, di Gokayama, hampir seluruh rumah sudah kosong dan tidak berpenghuni. Ini juga mungkin yang menyebabkan banyak wisatawan lebih memilih untuk pergi ke Desa Suganuma dan Gokayama.

Sebetulnya tidak ada waktu khusus untuk mengunjungi tempat ini, sebab daerah ini memiliki pemandangan dan panorama alam yang indah setiap musimnya. Namun, saran dari Tim Info Jepang lebih baik mengunjungi daerah ini pada awal atau pertengahan musim dingin, sehingga kita bisa melihat pemandangan desa tradisional dan alam yang indah terbalut dalam salju putih. Kemilau lampu-lampu di malam hari akan menambah kesan sendu daerah wisata Gokayama.

Pemandangan musim dingin di Gokayama

Pemandangan musim dingin

4. Menyaksikan Festival Kokiriko

Menurut sejarah, festival Kokiriko adalah tarian tradisional kuno yang dilakukan untuk merayakan hasil panen dari tahun 645 masehi. Saat festival Kokiriko berlangsung, masyarakat sekitar akan menari sambil memainkan alat musik perkusi bernama sasara. Tarian ini terkenal di antara para wisatawan karena diadakan di malam hari saat salju sudah mulai menumpuk, menjadikannya salah satu ikon wisata terkenal di Gokayama. Festival Kokiriko ini berlangsung setiap tanggal 25-26 September. Festival ini diadakan di Murakami House di Ainokura.

Festival Kokiriko di Gokayama

Festival Kokiriko

Gokayama dan bunga sakura di musim semi

Gokayama dan bunga sakura di musim semi

⚡Beli Paket Tour Gokayama-Shirakawago

5. Ayuk ke Gokayama Illumination

Gokayama Illumination dilangsungkan di dua tempat berbeda yakni di Desa Ainokura dan Desa Suganuma. Gokayama Illumination di Desa Ainokura berlangsung dari tanggal 10 Mei-13 Mei 2018, dari matahari terbenam (pukul 17.30) hingga pukul 21.00. Kemudian Gokayama Illumination di Desa Suganuma berlangsung dari tanggal 26 Mei sampai 2 Juni 2018, dari matahari terbenam (pukul 17.30) hingga pukul 20.30. Lampu-lampu iluminasi akan dipasang diatas rumah dan pinggiran sawah-sawah, sehingga kita bisa melihat bayangan rumah-rumah tradisional di sawah-sawah yang memang sedang diairi untuk persiapan menanam padi.

Mau liburan hemat dari Kyoto/Osaka ke Gokayama dan Shirakawago, gunakan saja Takayama Hokuriku Pass

Akses Bus menuju ke Gokayama

Bus Kaetsuno adalah satu-satunya bus lokal (tidak perlu memesan) yang melewati Desa Ainokura, Desa Suganuma, dan Desa Gassho no Sato, sampai ke Shirakawago. Bus ini berangkat dari stasiun Takaoka, stasiun shinkansen Shin Takaoka pada pukul 08.10, 09.20, 10.45, 13.20, dan 16.00. Ongkosnya 1.000 yen sampai desa Ainokura, 1.200 yen sampai ke Desa Suganuma dan Gassho no sato, dan 1.800 yen sampai ke Shirakawago. Bus ini tercover oleh Takayama Hokuriku Pass. Bagi yang tidak membeli Takayama Hokuriku Pass, bisa membeli tiket PP 3.500 Takaoka-Shirakawago. Opsi lainnya adalah tiket PP 2.500 yang bisa dipakai untuk mengunjungi Desan Ainokura, Suganuma dan Gokayama (tidak ke Shirakawago).

Satu lagi adalah bus reservasi dari Kanazawa Station, namun perlu dicatat bus ini hanya beroperasi antara bulan April sampai November (selain musim dingin). Bus berangkat dari Kanazawa Station pukul 08.40, 09.10, 09.40, 12.40, 14.10, 14.40.


Namun kalau teman-teman ingin mengunjungi Gokayama dan Shirakawago, maka bisa naik Kaetsuno Bus ke Takaoka-Gokayama-Shirakawago.


bus nohi ke shirakawago

Berikut ini adalah jadwal bus-bus di rute Toyama-Kanazawa-Shirakawago-Takayama. Teman-teman bisa mengatur jadwal keberangkatannya sesuai dengan jadwal berikut.

Tour ke Takayama, Shirakawago, dan Gokayama

  1. One Day Tour, dengan rute Takayama-Gokayama Ainokura Shirakawago-Takayama (DETAIL LENGKAPNYA)
  2. One Day Tour, dengan rute Nagoya-Takayama-Shirakawago-Takayama (DETAIL LENGKAPNYA)
  3. Kanazawa-Shirakawago-Gokayama (1 Days) (DETAIL LENGKAPNYA)
  4. Kanazawa-Shirakawago-Takayama (1 Days) (DETAIL LENGKAPNYA)

Cheap Hotels in Toyama [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Daiwa Roynet Hotel Toyama
39 km away
from ¥7300/night
Hotel Prime Toyama
39 km away
from ¥5500/night
APA Hotel Takaoka-Marunou
37 km away
from ¥4679/night
Enraku
72 km away
Enraku
from ¥17454/night

(sponsored by Booking.com)

Recommended Minshuku

Minshuku Goyomon
0 km away
Minshuku Goyomon
from ¥9575/night
Gassho Minshuku Nakaya
0 km away
Gassho Minshuku Nakaya
from ¥9676/night
Minshuku Yomoshirou
0 km away
Minshuku Yomoshirou
from ¥9575/night
Choyomon
0 km away
from ¥8804/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Unazuki Onsen
72 km away
Pemandangan tebing di Unazuki Onsen
Kuil Zuiryuji
35 km away
Iluminasi malam di Kuil Zuiryuji Toyama
Taman Kaiwomaru Toyama
42 km away
Suasana Taman Kaiwomaru Toyama
Kurobe Dam
67 km away
Kurobe Dam di Musim Panas

Sumber gambar: Flickr Panda923, Sarah, stevelesko492, kota-G, AdrienG., Agustin Rafael Reyes


Recommended for you


Last modified: September 23, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Comments (49)

  1. Pak Nugroho,
    Apakah memungkinkan melakukan perjalanan dari toyama ke shirakawago lalu takayama dan balik ke toyama dalam 1 hari??… mana rute yang terbaik apa dari toyama ke takayama dulu baru ke shirakawago??.. sebaiknya nginap di toyama atau takayama pak?? rencana cuma dua hari 1 malam seputaran daerah sini setelah itu ke osaka.. Terima kasih

  2. Malam pak,
    Apakah tokyo osaka hokuriku arch pass ini mengcover perjalanan ke shirakawa go dan gokayama dengan bus? Dan apakah mengcover juga perjalanan tateyama kurobe alpine route?
    Makasih

  3. Selamat malam Pak, saya ada rencana ingin mengunjungi Shirakawago dan Gokayama pada tanggal 16 Mei. Malam sebelumnya saya menginap di Kanazawa. Yang ingin saya tanyakan :
    1. Apakah memungkinan mengunjungi Shirakawago, Gokayama (Suganuma), dan Gokayama (Ainokura) dalam 1 hari?
    2. Mengingat jadwal bus kaetsuno yg terbatas jika ingin memilih antara Suganuma dan Ainokura, mana yang lebih direkomendasikan?
    3. Apa perbedaan Suganuma dan Ainokura?
    Terima Kasih

    • Nugroho Christian  |  

      1. Memungkinkan, namun bakalan buru-buru, saran saya sebaiknya dikurangi saja.
      2. Berbeda dengan desa Ainokura yang masih banyak ditempati penduduk lokal, di Gokayama, hampir seluruh rumah sudah kosong dan tidak berpenghuni. Ini juga mungkin yang menyebabkan banyak wisatawan lebih memilih untuk pergi ke Desa Suganuma dan Gokayama.

  4. Selamat malam pak Nugroho, Saya tiba di Osaka tanggal 2 Juni 2018 pagi dan pulang melalui Tokyo Haneda pada tanggal 10Juni2018.
    Ini rencana Ini Itenary perjalanan saya:
    2 June Osaka : Osaka Castle, Dotonbori, Shinsaibashi, bermalam di Namba
    3June Osaka-Kyoto : Kiyomizu temple, Fushimi Inari dan Arashiyama bermalam di Kyoto
    4 June Kyoto-Toyama : Shirakawago, Gokayama, Takayama, bermalam di Toyama
    5 June Toyama – Kawaguchi : Tateyama Kurobe Alpine Route, bermalam di Kawaguchi
    6 June Kawaguchi – Tokyo : kawaguchi, Mt Fuji, Gotemba, bermalam di Tokyo
    7 – 9June Tokyo : berkeliling di Tokyo
    10 June : pulang melalui Tokyo Haneda
    Pertanyaan:
    1.Kalau saya mau berkeliling dari Osaka sampai Tokyo, transportasi apa yang murah buat perjalanan saya.
    2. Apakah Itenary saya diatas sdh betul?
    Mohon bantuannya. Terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      1. Bisa dengan bus malam atau dengan kereta Shinkansen (cepat namun lebih mahal). Namun karena memang mau ke Toyama, lebih baik naik kereta saja.
      2. Sudah betul. Hanya saja yang jadi catatan, rute Toyama-Kawaguchiko ibu mau dengan naik apa ya? Kalau ingin naik kereta, sebaiknya ke Tokyo dahulu, lalu ke Kawaguchiko dan Gotembanya menjadi day-tour dari Tokyo saja. Salam.

  5. Siang Pa
    Tgl 18-21 sy akan menginap di toyama. Rencananya:
    Tgl 18 dari tokyo ke toyama malam hari
    Tgl 19 shirakawago (nginap di toyama)
    Tgl 20 alpine route (nginap di toyama)
    Tgl 21 pagi2 kembali ke tokyo.
    Sy sudah mempunyai jr pass.
    Pertanyaannya:
    1. Untuk ke shirakawago apa sy sebaiknya membeli bus nohi. Atau sy ke shin takaoka supaya bisa naik bus kaetsuno biar sekalian ke gokayama? Apa bisa ditempuh pp dalam 1 hari?
    2. Untuk tgl 20 alpine route. Berapa lama perkirasn menempuh alpine route
    3. Apakah ada waktu untuk mengunjungi kanazawa?
    Terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      1. Bisa saja bu, namun Shirakawago dan Gokayama bisa dibilang sama kok. Malah lebih keren Shirakawago.
      2. Untuk Alpine Route bisa 1 harian, rutenya Stasiun Toyama-Dentetsu Toyama-Murodo, lalu balik lagi ke Toyama.
      3. Sepulang dari Shirakawago, ibu bisa keliling Kanazawa dahulu, lalu ke Kenrokuen Garden (buka sampai jam 18.00) atau Higashi Chaya baru balik ke Toyama.

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!