Inokashira Park

Home / Park / Inokashira Park
Item image

Ratusan bangunan pencakar langit tersebar di seluruh kota Tokyo. Kalau Anda turis yang baru pertama kali mengunjungi Jepang, dijamin akan merasa kagum dan wah untuk semua pencapaian negara Jepang. Namun, selain bangunan tinggi, salah satu daya tarik utama di Tokyo adalah taman-taman keren, salah satunya adalah Taman Inokashira Park atau Inokashira Koen. Taman seluas hampir 40 hektar ini menjadi saksi sejarah keluarga Shogun Tokugawa yang menguasai hampir seluruh Jepang pada masa jayanya. Inokashira dalam bahasa Jepang kurang lebih berarti “mata air terenak”, karena ada Danau Inokashira dengan sumber mata air alami. Sejak tanggal 1 Mei 1913, taman ini kemudian diberikan kepada Pemerintah Kota Tokyo untuk dikelola, hingga akhirnya 5 tahun kemudian, tanggal 1 Mei 1918, mulai dibuka untuk publik sampai hari ini selama 24 jam sepanjang hari. Sepaket dengan kunjungan ke Inokashira Park, kita bisa juga mampir ke Museum Ghibli yang terkenal!

Kegiatan seru di Inokashira Park

1. Berkeliling dan menikmati keindahan taman

Lokasi taman ini ada di barat pusat kota Tokyo, di daerah Kichioji dan Musashino yang dikenal sebagai kawasan pendidikan karena banyak universitas di wilayah ini. Taman luas ini bisa dibagi menjadi 4 bagian besar, yakni area Danau Inokashira yang melintang dari timur-barat, taman Gotenyama dan Shizen Bunkaen di bagian utara,lalu ada area rekreasi umum di sisi barat, dan terakhir, Taman Nomor 2 yang terletak di sisi selatan taman.

Hanami di Inokashira Park Tokyo

Hanami di Inokashira Park Tokyo

2. Mengunjungi Danau Inokashira

Seperti yang saya ceritakan di awal, Danau Inokashira ini adalah sumber mata air bagi penduduk kota Tokyo. Di tepi danau ini, kita bisa melihat kuil yang digunakan untuk menghormati Dewi Benzaiten. Benzaiten sendiri sebetulnya merupakan seorang dewi yang berasal dari kepercayaan Hindu, yaitu Sarasvati, yang merupakan dewi pelindung sungai. Di beberapa tempat lain di Jepang, seperti Kuil Enoshima, Kuil Hasedera, dan juga Danau Biwako, kita juga bisa melihat kuil-kuil untuk menghormati Benzaiten. Ada legenda kuno yang mengatakan jika sepasang kekasih naik perahu di danau, hubungannya tidak akan bertahan lama. Usut punya usut, karena Dewi Benzaiten ini pencemburu, terutama saat melihat pasangan kekasih yang sedang berbahagia.

Menikmati keindahan bunga sakura di Inokashira Park

Menikmati keindahan bunga sakura di Inokashira Park

Di luar kisah mistis tersebut, kita juga bisa melihat Patung Benten yang ada di belakang kuil. Kalau kita berdoa di sana, konon katanya akan memperoleh keberuntungan dan kesehatan. Danau Inokashira sangat indah dinikmati dan jadi latar belakang foto juga loh. Di tepi danau, ada kurang lebih 200 pohon sakura yang batanya menjorok ke arah danau. Saat musim hanami, keindahan pohon bunga sakura yang terpantul di permukaan danau menjadi incaran wisatawan. Suasananya mirip dengan hanami di Teman Chidorigafuchi atau di Matsukawa River Cruise. Cukup dengan 600 yen, kita bisa menyewa perahu berkeliling selama 1 jam.

Tenang, masih ada spot keren untuk menikmati pemandangan danau, hanami sakura, maupun saat momiji lagi, salah satunya dari atas jembatan Nanaibashi. Jembatan ini menghubungkan kedua sisi danau. Dari sini, kita dapat pemandangan keseluruhan danau yang dijamin super keren. Jangan lupa berfoto di sini ya!

3. Gotenyama dan Shizen Bunkaen

Dari jembatan, jika kita berjalan ke utara, kita akan menemukan Aquatic Plant Garden yang merupakan tempat untuk melihat-lihat berbagai kehidupan hewan air, seperti SeaWorld mini di taman. Terus berjalan dan sedikit mendaki, kita akan tiba di Taman Gotenyama. Di taman ini, kita bisa melihat banyak pohon pinus dan ek, yang membuat kita serasa berada di lereng pegunungan. Selain itu ada juga pohon-pohon plum yang jadi salah satu spot rekreasi dan piknik penduduk kota jepang.

Momiji musim gugur di Inokashira Park

Momiji musim gugur di Inokashira Park

4, Shizen Bunkaen dan Museum Ghibli

Setelah puas berkeliling, kita bisa lanjut mengunjungi Inokashira Shizen Bunkaen atau Inokashira Natural Cultural Garden. Di sini ada kebun binatang mini dengan hewan-hewan yang menggemaskan. Dari area Shizen Bunkaen, kita bisa mengunjungi Museum Ghibli yang terkenal. Jadi Museum Ghibli itu letaknya dekat lho dengan Inokashira Park. Museum Ghibli merupakan museumnya master anime Miyazaki Hayao dengan karya-karyanya yang sudah diakui dunia. Dari Museum Ghibli, kita bisa lanjut ke Taman Nomor 2, yang isinya pepohonan dan area lapangan luas untuk rekreasi.

Akses menuju Inokashira Park

Dari Stasiun Tokyo, teman-teman bisa naik kereta JR Chuo Line sampai Stasiun Kichijoji. Lama perjalanan 30 menit dengan ongkos 390 yen.

Dari Stasiun Shinjuku, teman-teman bisa naik kereta JR Chuo Line sampai Stasiun Kichijoji. Lama perjalanan 16 menit dengan ongkos 220 yen. Keluar stasiun kita tinggal jalan kaki sekitar 5 menit sampai ke Taman Inokashira.

Atau bisa lanjut naik kereta Keio Inokashira Line dari Stasiun Kichijoji sampai Stasiun Stasiun Inokashira-Koen. Lama perjalanan 1 menit dengan ongkos 130 yen. Dari stasiun, tinggal jalan kaki 1 menit ke taman.

Cheap Hotels in near Mitaka [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Tokyo Business Hotel
12 km away
Tokyo Business Hotel
from ¥12500/night
APA Hotel Shinjuku Gyoemm
12 km away
APA Hotel Shinjuku Gyoenmae
from ¥13000/night
Hotel Listel Shinjuku
12 km away
Hotel Listel Shinjuku
from ¥13580/night
Hotel Wing International
13 km away
Hotel Wing International Premium Tokyo
from ¥20300/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Shops and Restaurants Oda
20 km away
Tampak luar Odaiba Decks
Sunshine City Ikebukuro
13 km away
Planetarium Manten di Sunshine City Ikebukuro
Akuarium Shinagawa
19 km away
Terowongan di Akuarium Shinagawa
Oedo Onsen Monogatari
21 km away
Pemandian air panas untuk kaki di Oedo Onsen Monogatari

Sumber gambar: Flickr Dick Thomas Johnson, Dick Thomas Johnson, nakashi


Recommended for you


Last modified: October 7, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!