Kastil Matsumoto

Home / Castle / Kastil Matsumoto
Item image

Kastil Matsumoto adalah salah satu dari tiga kastil bersejarah penting yang ada di Jepang, bersama dengan Kastil Kumamoto dan Kastil Himeji. Kastil Matsumoto juga dikenal dengan “Crow-Castle” atau “Kastil Gagak” karena desain dinding luar yang berwarna hitam dengan sedikit aksen putih yang menambah kesan “megah” dan ikonik. Selain itu, Kastil Matsumoto merupakan kastil tertua dengan desain 5 tingkat yang masih bertahan hingga hari ini. Seluruh bangunan kastil dan menara penjaga masih asli seperti pertama kali dibangun pada tahun 1592. Tidak heran, kalau pemerintah Jepang memasukkan kompleks kastil ini ke dalam situs warisan nasional Jepang. Terletak di pusat kota Matsumoto, kastil ini adalah ikon utama wisata kota yang terletak di tengah-tengah Prefektur Nagano. Simak kunjungan Tim Info Jepang saat berkesempatan mengelilingi Nagano atas undangan seorang teman yang punya bisnis di Nagano.

4 Kegiatan Wisata Seru di Kastil Matsumoto

1. Berkeliling bangunan Kastil Matsumoto yang megah

Kemegahan bangunan kastil ini sudah bisa kita lihat dari kejauhan, apalagi dengan warna dindingnya yang hitam dengan sedikit aksen putih yang kontras pada dinding dan garis atapnya. Selain itu, ada juga jembatan berwarna merah yang menyeberangi parit (kanal). Dan yang spesial, hampir semua struktur bangunan ini masih sama dengan saat dibangun pertama kali, termasuk dengan donjon atau menara penjaga.

Penampakan Kastil Matsumoto yang megah

Penampakan Kastil Matsumoto yang megah

Menara penjaga ini digunakan oleh para pemanah dan pelempar batu untuk melawan orang-orang yang menyerang kastil. Di sisi lain menara penjaga (donjon), ada menara memandang bulan (tsukimi yagura) yang sering digunakan oleh para samurai untuk beristirahat. Selain bisa berkeliling dan berfoto-foto, kita juga bisa mendengarkan penjelasan dari para guide bahasa Inggris yang dengan senang hati membantu kita.

Di lantai dua kastil, kita bisa melihat Museum Senjata Teppo Gura yang menampilkan beragam senjata api, baju perang, dan senjata tradisional pedang yang biasanya digunakan oleh para samurai. Senjata di sini merupakan pemberian dari penduduk lokal Matsumoto, bernama Akahane Michishige yang merupakan keturunan tukang/ pengrajin besi kepercayaan para penguasa Ogasawara (yang membangun kastil) hingga keluarga Tokugawa.

2. Menyaksikan hanami di spot terbaik Prefektur Nagano

Area taman yang ada di sekeliling kastil adalah area favorit para penduduk maupun wisatawan untuk menyaksikan hanami setiap tahunnya. Teman-teman bisa datang ke sini sekitar awal hingga pertengahan bulan April (sekitar tanggal 10-11 April) untuk menyaksikan keindahan hanami di sini. Ada sekitar 300 pohon sakura Yoshino yang mekar dan memberikan pengalaman hanami yang luar biasa. Di puncak musim hanami sakura (sekitar tanggal 16-17 April), kita bisa juga merasakan pengalaman hanami yang berbeda di malam hari, yang dipadukan dengan iluminasi lampu yang begitu romantis.

hanami sakura di Kastil Matsumoto

Hanami sakura di Kastil Matsumoto

Di luar hanami di musim semi, ada beragam festival yang diadakan di sekitar Kastil Matsumoto. Mulai dari festival Soba, festival pembuatan bir, pertunjukan konser Ozawa Seiji, festival drum Taiko dan Takigi Noh (pertunjukkan tarian dengan api), festival Obon di bulan Agustus, dan Festival Musim Dingin di bulan Januari.

3. Berkeliling di Nawate-Dori dan Nakamachi

Tidak jauh dari area kastil, kita bisa berkeliling di jalan Nawate-Dori (jalan kodok) dan area gudang Nakamachi. Di sini ada banyak toko oleh-oleh seperti kaos, bola tradisional temari, gantungan kunci, dan topi perang Matsumoto. Selain itu ada juga restoran yang menjual menu makanan tradisional Matsumoto.

4. Pergi ke Museum Seni Matsumoto yang unik

Di sisi timur kastil Matsumoto, kita juga bisa mengunjungi Museum Seni Matsumoto dengan ragam koleksi seni polkadot daru seniman Kusama Yayoi yang asli Matsumoto.

Museum kesenian Nagano

Museum kesenian Nagano

Informasi Tiket Masuk

Untuk masuk Kastil Matsumoto, kita dikenai biaya tiket masuk seharga 610 yen.

Akses Menuju Kastil Matsumoto

Dari Stasiun Matsumoto, kita bisa berjalan kaki selama 15 menit ke arah utara. Atau bisa juga naik bus kota Sneaker yang memiliki jalur memutar ke tempat-tempat wisata di kota Matsumoto dan turun di depan kastil. Bus kota ini tersedia setiap 30 menit dan harga tiketnya 190 yen. Buat teman-teman yang ingin berkeliling kota Matsumoto, kita bisa datang ke penyewaan sepeda gratis yang bisa ditemukan di dekat stasiun, kastil Matsumoto, atau museum seni kota Matsumoto.

Akses Menuju Stasiun Matsumoto

1. Dari Tokyo (dengan kereta)

Dari Shinjuku Station naik kereta JR Chuo Line sampai Stasiun Matsumoto melalui Stasiun Takao dan Kofu. Lama perjalanan sekitar 4,5 jam dengan ongkos 4.000 yen.

Atau juga bisa naik kereta Limited Ekspress Super Azusa dari Stasiun Shinjuku sampai Stasiun Matsumoto selama 2,5 jam dengan ongkos 6.380 yen.

Selain itu teman-teman juga bisa naik kereta Shinkansen Hakutaka/ Asama dari Stasiun Tokyo sampai Stasiun Nagano sekitar 100 menit dengan ongkos tiket 7.680 yen. Kemudian dari Nagano, bisa lanjut naik kereta limited express Wide View Shinano selama 50 menit dengan ongkos tiket 2.320 yen.

2. Dari Tokyo (Dengan bus)

Buat yang mau naik bus, tersedia bus Keio Highway dari terminal bus Stasiun Shinjuku sampai ke Stasiun Matsumoto. Bus ini berangkat setiap jam dengan lama perjalanan sekitar 3 jam dengan harga 3.500 yen untuk sekali perjalanan dan 6.100 yen untuk rute pergi-pulang. Informasi selengkapnya bisa dilihat di Matsu Moto Shinjuku.

3. Dari Nagano (Dengan kereta)

Dari Stasiun Nagano, kita bisa naik kereta limited express Wide View Shinano selama 50 menit dengan ongkos tiket 2.320 yen. Atau Shinonoi Line seharga 1.140 yen namun dengan 80 menit perjalanan.

4. Dari Osaka/ Nagoya (Dengan bus)

Selain itu, juga tersedia bus Alpico dan Hankyu dari Stasiun Osaka sampai Matsumoto dan bus Alpico dan Meitetsu dari Stasiun Nagoya.

Cheap Hotels near Matsumoto Castle [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Hotel New Station
1 km away
Hotel New Station
from ‎¥6444/night
Toyoko Inn Matsumoto Ekim
1 km away
Toyoko Inn Matsumoto Ekimae Hommachi
from ‎¥6444/night
Hotel Trend Matsumoto
1 km away
Hotel Trend Matsumoto
from ‎¥5421/night
Tabi-shiro
0 km away
tabi-shiro
from ‎¥3682/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Danau Suwa Nagano
24 km away
Indahnya Danau Suwa
Jigokudani Monkey Park
70 km away
Kera Jepang di Jigokudani Monkey Park
Kastil Ueda
31 km away
Pintu gerbang Kastil Ueda
Resort Ski Fujimi Panoram
42 km away
Ayuk ke Resort Ski Fujimi Panorama

Sumber Gambar : Flickr  Masashige MOTOEJacob Ehnmark★Kumiko★, Kimon Berlin


Recommended for you


Last modified: March 16, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Comments (5)

  1. Selamat Siang pak Nugroho,
    Saya ada rencana liburan ke jepang dr tgl 31(juli)-9 Agustus. Itinerary kasarnya seperti ini:
    31 > 1: Indo > Tokyo
    1-2: Tokyo
    3-5: Nagano (Matsumoto castle, Azumi-no, Kamikochi, Jigokudani, sisanya sekitaran Nagano saja)
    5-7/8: Toyama (Tateyama Alpine, Kurobe dam, Tateyama caldera sabo museum (sisanya sekitaran tateyama alpine). Di Toyama ini, saya tidak ingin sampai ke kotanya. Hanya yang dekat2 saja dengan perbatasan Nagano-Toyama)
    8: Tokyo
    9: Tokyo > Indo
    Saya kebetulan backpacker bareng teman 1. Yg jd permasalahan saya ini krn kita backpacker itu transportasi. Lebih baik tetap beli JR Pass yg Hokuriku atau tidak usah ya? Jatuhnya lebih murah yg mana ya pak, Beli JR Pass (yg bisa mengcover hampir semua moda transportasi) atau tidak usah?

  2. Apakah ada entrance fee untuk berkunjung ke Kastil Matsumoto? Jam berapa bukanya termasuk light up hanami apakah terbuka untuk umum? Saya berencana berkunjung di musim semi

    Terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      Untuk masuk Kastil Matsumoto, kita dikenai biaya tiket masuk seharga 610 yen. Kastil matsumoto dibuka dari jam 08.30-17.00. Saat ada event iluminasi sakura, area kastil dibuka sampai jam 20.00 dan dibuka untuk umum. Berdasarkan pengalaman saya,

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!