Sungai Kamogawa

Home / Canal / Sungai Kamogawa
Item image

Sungai Kamogawa atau Sungai Kamo adalah tempat favorit penduduk di Kyoto menghabiskan waktu pagi atau sore hari. Kondisi airnya yang bersih, lengkap dengan pepohonan dan jalan di sepanjang pinggir sungai menjadikannya sebagai tempat untuk berolahraga, berlari, bersepeda, atau sekadar tempat duduk dan bercengkrama bersama dengan yang lainnya. Di sungai ini, ada banyak itik (Kamo) yang hidup dan berenang bebas di sungai ini, inilah yang membuat sungai ini disebut sebagai sungai Kamo atau Kamogawa. Pohon sakura dan maple yang tumbuh di sepanjang pinggir sungai memberikan pemandangan yang indah di musim panas maupun di musim gugur. Meski Kyoto terkenal dengan kuil bersejarah dan tamannya yang indah, namun, Tim Info Jepang bersyukur bisa menyusuri dan menikmati pemandangan Sungai Kamo yang berharga.

Informasi mengenai Sungai Kamogawa di Kyoto

Air sungai Kamo berasal dari Gunung Sajikigatake yang berada di sisi utara Kyoto terus mengair ke selatan dan berakhir di Teluk Osaka. Karena berasal dari gunung dengan lingkungan sekitar yang masih asri dan terawat, air sungai Kamo begitu jernih. Sedap dipandang mata. Yang special dari sungai Kamo adalah, sungai ini tidak tertutupi oleh bangunan atau gedung-gedung tinggi seperti di kota Tokyo atau Osaka. Kita bisa bebas memandang aliran sungai tanpa terhalang oleh bangunan.

Kamogawa adalah sungai utama yang membelah kota Kyoto menjadi bagian barat dan timur, dan kita bisa menyusuri sungai besar ini sambil melihat pemandangan dan mengelilingi objek wisata terkenal di Kyoto. Kita bisa berjalan kaki dan menggunakan kereta subway atau menyusuri Kamogawa dengan bersepeda dari Shijo sampai Shichijo (blok keempat sampai blok ketujuh).


Berikut adalah 3 kegiatan seru yang bisa kita lakukan di Sungai Kamogawa Kyoto.

Kegiatan Wisata Seru di Sungai Kamogawa Kyoto

1. Bersepeda menyusuri sungai Kamogawa

Kita bisa menyewa sepeda seharga 500 Yen untuk pemakaian satu hari dan menggunakannya menyusuri sungai. Dengan menaiki sepeda, kita bisa pergi dengan praktis dan murah (karena tidak menggunakan kereta subway atau bus). Selain itu ada banyak tempat untuk parkir sepeda di kota Kyoto sehingga tidak sulit untuk berhenti sebentar dan mengelilingi objek wisata kota Kyoto.

2. Menikmati Pemandangan Malam di sepanjang Sungai Kamogawa

Sewaktu saya pergi ke Kyoto di awal Agustus tahun 2016, daerah sepanjang sungai mendadak sangat ramai oleh penduduk setempat. Setelah mengeceknya banyak yang hanya duduk-duduk di pinggir sungai Kamogawa, dan menikmati sejuknya udara di malam hari. Ada beberapa keluarga yang menggelar tikar, membawa makanan dan minuman ringan sambil menikmati pemandangan malam sungai Kamogawa yang menawan di malam hari. Malam harinya, selepas makan malam, kita juga bisa duduk sambil menikmati pemandangan lampu-lampu dari jembatan yang terpantul di permukaan air. Hembusan angin dan suara aliran air pasti akan membuat teman-teman tidak melupakan pengalaman melihat sungai Kamogawa.

Teman-teman juga bisa mencoba menikmati pemandangan sungai Kamogawa di Kyoto sambil mencicipi kuliner Kyoto yang terkenal dengan bahan-bahan organik dan cita rasa yang lezat. Ada beberapa restoran dengan teras terbuka ke arah sungai Kamogawa. Teras ini namanya yuka, dan sering disebut yuka riverside dining atau lebih dikenal dengan Kawayuka. Wah, pengalaman makan malam Kawayuka sungguh tak terlupakan, apalagi jika bisa bersama dengan pasangan.

Foto-foto Sungai Kamogawa di Kyoto

Berikut ini adalah foto-foto pemandangan sungai Kamoyang diambil Tim Info Jepang saat menyusuri sungai Kamo dari pinggir Stasiun Sanjo, Jingu Marutamachi, dan berakhir di Kuil Shimogamo.

sungai kamogawa kyoto

Sungai Kamogawa di Kyoto

sungai kamogawa

Berjalan di tepi Sungai Kamogawa di Kyoto
jalan di tepi sungai kamogawa

Menyusuri Sungai Kamogawa di Kyoto

Salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan sungai Kamo adalah di dekat Kuil Shimogamo. Di sini, kita bisa menyeberangi sungai Kamogawa melalui batu-batuan berbentuk kura-kura yang unik. Pemandangan dari sini juga indah, di mana kita bisa melihat dari dekat air sungai Kamo.

batu berbentuk kura-kura di sungai kamogawa

Menyeberang Sungai Kamogawa dengan batu-batu

Akses melihat pemandangan Sungai Kamo

Dari Stasiun Kyoto, teman-teman bisa naik kereta JR Local Nara sampai Stasiun Tofukuji (sekitar 3 menit, dengan ongkos 140 yen). Lalu naik kereta Keihan Main Line sampai Stasiun Sanjo (7 menit, dengan ongkos 210 yen), atau sampai Stasiun Demachiyanagi (sekitar 10 menit, dengan ongkos 270 yen) di dekat Kuil Shimogamo.

Cheap Hotels in Kyoto [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Mitsui Garden Hotel Kyoto
1 km away
from ¥14502/night
Hommachi Sanjusangendo &#
3 km away
from ¥5832/night
Santiago Guesthouse Kyoto
2 km away
from ¥2222/night
Fairfield House
2 km away
from ¥2900/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Kuil Eikando
2 km away
Suasana iluminasi malam di Kuil Eikando
Resort Ski Hirogawara Kyo
29 km away
Tempat bermain anak-anak di Resort Ski Hirogawara Kyoto
Museum Kereta Kyoto
4 km away
Pengunjung melihat koleksi Museum Kereta Kyoto
Kuil Ryoanji
6 km away
Taman Kuil Ryoanji di Kyoto

Sumber gambar: dokumentasi pribadi Tim Info Jepang, Flickr Yiannis Theologos Michellis – Γιάννης Θεολόγος Μιχελλής


Recommended for you


Last modified: February 18, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Comments (8)

  1. Pak Christian,

    Kalo tujuan saya di Kyoto : Arashiyama – Fushimi Inari – Kiyumizudera – Kinkakuji – Gion – Nishiki Market, lalu saya mau memasukan wisata ke Sungai Kamogawa ini, kira2 bagaimana susunan itinerary yang efisien jalur nya yaa pak?
    Terima kasih,

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Mungkin bisa diatur itinerary perjalanan di Kyoto nya seperti berikut:
      Fushimi Inari – Kiyomizudera – Gion – Sungai Kamogawa – Nishiki Market – Kinkakuji – Arashiyama.
      Salam

  2. pak mau tanya, kalau saya bepergian dengan 2 anak remaja, dengan rute tokyo-narita : gala yuzawa, kuil sensoji, skytree, dan kawaguchi (4-6Jan) — bus malam — osaka (7Jan): umeda, dotonbori, kyoto (8Jan): kinkakuji, gion &shijo — bus malam — ke tokyo-narita, akan lebih murah saya beli JR Wide pass + pp bus malam tokyo-osaka-kyoto-tokyo, atau menggunakan JR Pass saja

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang ibu.
      Kalau memang ingin yang termurah, silakan menggunakan bus malam. Tapi kalau ingin yang santai/nyaman bisa memilih naik shinkansen.
      Ada juga pilihan naik shinkansen dari Tokyo-Osaka, lalu bus malam saat kembali ke Tokyo. Bisa sekaligus menunjukkan bus malam Jepang dan kecanggihan shinkansen kepada anak-anak Ibu.

      Sebagai perbandingan JR Pass: 29.000 yen. Tokyo Wide Pass:10.000 yen+naik bus malam 3.900-6.500 yen (tergantung tempat duduk) plus bisa menghemat 1 malam penginapan (karena tidur di bus).

      Selamat liburan di Jepang!
      Salam

    • deviyanti  |  

      kalau naik shinkansen ke tokyo-osaka berapa ya?
      selain tokyo wide pass 10.000yen+naik bus malam 3900-6500, takutnya nanti jatuhnya jadi lebih mahal dari JR Pass 29.000?

    • Nugroho Christian  |  

      Shinkansen 13.620 yen bu. Kalau PP sudah 27.240 yen. Ditambah ke Gala Yuzawa, sudah untung jika dengan JR Pass. Kalau dari itinerary yang ibu berikan, paling ada tambahan 1000-2000 yen untuk naik kereta atau bus di Osaka, Kyoto, dan Danau Kawaguchi nya.
      Salam.

    • Kalau misal 3 hari pertama saya pakai JR wide pass 4-6 jan, start 7-9 jan saya beli 3 day pass willer express harusnya jd lbh hemat ya = jpy10000x2=¥20,000. Jadi di 6jan inap di bus 7jan di Osaka, 8jan inap di bus, 9.10 depart dr narita. Atau beli 1 trip nite bus tokyo-Osaka Dan 1 trip nite bus Osaka-narita, tinggal liat mana yg murah 3 day pass bus nya atau one tripnya? Gitu ya…???

    • Nugroho Christian  |  

      Betul ibu, itu strategi yang paling tepat kalau memang memutuskan ingin naik bus.
      Salam

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!