Tokyo Dome

Home / Amusement Park / Tokyo Dome
Item image

Terletak persis di sebelah Koishikawa Korakuen Garden atau Taman Koishikawa Korakuen dan di sisi utara Istana Kaisar, Tokyo Dome adalah salah kompleks olahraga dan hiburan paling lengkap yang ada di Tokyo. Mulai dibuka tahun 1988, Tokyo Dome adalah stadion dengan atap tertutup pertama di Jepang. Arena stadion ini adalah kandang dari tim baseball kebanggaan masyarakat Tokyo, Yomiuri Giants yang berlaga dalam liga nasional. Saat Giants bertanding, hampir seluruh bangku stadion dengan kapasitas 55.000 orang ini terisi penuh. Sungguh atmosfer yang luar biasa berada di antara para penggemar fanatik The Giants. Selain sebagai tempat penyelenggaraan beragam pertandingan baseball baik secara nasional maupun internasional, Tokyo Dome juga sering menghelat pertandingan sepabola atau tinju, konser musik, bahkan pameran produk.

Kegiatan seru saat mengunjungi Tokyo Dome

1. Stadion Tokyo Dome

Bangunan stadion dengan atap tertutup ini digunakan untuk berbagai acara di wilayah Tokyo, antara lain konser musik, pameran, pertandingan olahraga, dan tentunya pertandingan baseball dari tim tuan rumah Yomiuri Giants atau The Giants. Lokasinya yang ada di pusat kota Tokyo ditambah beragam fasilitas pendukung seperti arena bermain, taman, hotel, dan stasiun kereta membuat Tokyo Dome adalah tempat favorit bagi para pecinta olahraga maupun promotor acara musik untuk mengadakan pertunjukan.

Suasana Tokyo Dome di musim dingin

Suasana Tokyo Dome di musim dingin

2. Spa LaQua Tokyo

LaQua adalah tempat peristirahatan favorit wisatawan di Tokyo bersama dengan Oedo Onsen Monogatori di Odaiba. Di sini, kita bisa menikmati berendam di pemandian air panas (onsen). Sumber air panasnya diambil langsung dari bawah tanah dengan pipa sedalam 1.700 meter. Di sini, teman-teman juga bisa menikmati perawatan wajah dan kulit dari para ahli yang bisa membuat wajah dan kulit menjadi berseri kembali. LaQua buka dari jam 11.00-09.00 keesokan harinya atau hampir 22 jam setiap harinya. Sepanjang musim dingin (bulan Desember-Februari) jangan lewatkan juga keindahan iluminasi di sekitaran area Spa LaQua Tokyo yang dijamin bakal membuat kita terpesona.

3. Tokyo Dome City Attractions

Buat teman-teman yang ingin merasakan sensasi bermain, bisa mengunjungi Tokyo Dome City Attractions. Di sini ada total 25 buah wahana permainan, mulai dari wahana roller coaster Thunder Dolphin, Ferris Wheel Big-O, permainan Merry Go Round Venus Lagoon, hingga wahana bermain mobil Furi-Furi Grand Prix, dan wahana labirin raksasa Lupin III: Labyrinth Trap. Untuk bermain di Tokyo Dome City Attractions, kita harus membayar 3.900 yen (untuk orang dewasa), 3.400 yen (untuk warga senior dan anak-anak usia 12-17 tahun), 2.100 yen (anak-anak usia 6-11 tahun), dan 1.300 yen untuk anak-anak dibawah 6 tahun. Arena taman bermain ini buka dari jam 10.00-21.00 setiap harinya. Jangan lupa, setiap akhir pekan (Sabtu-Minggu) dan hari libur, ada pentas Doubutsu Sentai Zyuohger dari seri drama pahlawan Super Sentai.

Wahana permainan di Tokyo Dome

Wahana permainan di Tokyo Dome

4.Taman Koishikawa Korakuen

Taman Koishikawa Korakuen adalah salah satu taman lanskap yang ada di Kota Tokyo, persis di sebelah Tokyo Dome dan di sisi utara Istana Kaisar. Sudah ada sejak tahun 1629, taman ini adalah taman tertua di Tokyo dan memperoleh status sebagai taman paling berharga seantero Jepang karena nilai historisnya dan keunikan desain taman ini. Di sini, teman-teman bisa menikmati taman lanskap dengan kolam dan bukit buatan, sungai, pepohonan dengan bebatuan lengkap dengan jalan setapak menyusuri taman. Dengan ribuan pohon maple, plum (ume), dan sakura, taman Koishikawa Korakuen adalah salah satu tempat terbaik menikmati musim semi dan musim gugur di Tokyo.

Koishikawa Korakuen at fall
Pemandangan Taman Koishikawa Korakuen di musim gugur

5. Menginap di Tokyo Dome Hotel

Tokyo Dome Hotel

Tokyo Dome Hotel

Dengan 43 lantai dan total 1006 kamar, Tokyo Dome Hotel adalah salah satu hotel terbesar di Jepang. Ada restoran di lantai teratas hotel, di mana kita bisa makan siang atau makan malam sambil menikmati keindahan pemandangan kota Tokyo dari ketinggian.

Di kompleks Tokyo Dome, kita bisa menggunakan fasilitas internet gratis (free Wi-Fi), jadi cocok banget buat kita yang pengen update status atau mau kasih tunjuk Tokyo Dome dan Taman Koishikawa Korakuen kepada keluarga atau teman-teman. Teman-teman bisa membuka link akses Free Wi-Fi di Tokyo Dome.

Akses menuju Tokyo Dome

Dari Stasiun Tokyo, teman-teman bisa naik kereta lokal JR Chuo Line dan turun di Stasiun Suidobashi. Lama perjalanan sekitar 10 menit dengan ongkos 160 yen. Keluar dari Stasiun Suidobashi, kita tinggal berjalan kaki 10 menit untuk sampai di area Tokyo Dome. Selain itu, kita juga bisa naik kereta jalur Maronouchi Line (sekitar 8 menit perjalanan dengan ongkos 170 yen) dan turun di Stasiun Korakuen.

Kalau dari Stasiun Shinjuku, teman-teman bisa naik kereta lokal JR Chuo Line dan turun di Stasiun Suidobashi. Lama perjalanan sekitar 15 menit dengan ongkos 170 yen.

Kalau teman-teman ingin langsung ke Tokyo Dome setelah mendarat dari Bandara Haneda atau Bandara Narita, bisa juga naik Limousine Bus sampai ke area Tokyo Dome Hotels. Harga tiket dari Bandara Narita sebesar 3.100 yen untuk orang dewasa dan 1.550 yen untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun. Sementara itu, harga tiket dari Bandara Haneda sebesar 1.130 yen untuk orang dewasa dan 570 yen untuk anak-anak dibawah 12 tahun.

Cheap Hotels near Tokyo Dome [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

APA Hotel Okachimachi
2 km away
APA Hotel Okachimachi Eki-Kita S
from ¥8000/night
Centurion Hotel Ueno
2 km away
Centurion Hotel Ueno
from ¥17000/night
Capsule and Sauna New Cen
2 km away
from ¥2300/night
1 Night 1980 Hostel
4 km away
from ¥2140/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Shops and Restaurants Ven
9 km away
Suasana di dalam Venus Fort Odaiba
Inokashira Park
16 km away
Suasana hanami muka sakura di Inokashira Park
Toyosu Market
7 km away
kedai restoran di toyosu market
Kiddy Land Omotesando
6 km away
Kiddy Land Omotesando

Sumber gambar: Flickr Marufish, Hiroki Yoshida, kanegen


Recommended for you


Last modified: May 12, 2018 by

Berikan nilai untuk tempat wisata ini!

Rating

Close Comments

Comments (30)

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Pak. Kereta Access Tokyu tidak perlu membeli tiket secara khusus pak, bisa di mesin atau pakai SUICA/ Pasmo langsung.
      Yang perlu beli tiket tersendiri adalah Skyliner. Salam

    • Nugroho Christian  |  

      Ya, Tokyo Wide Pass juga mengcover ongkos kereta JR dalam kota Tokyo, seperti JR Yamanote Line, JR Chuo Line, Musashino Line, dsb. Salam.

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Ya kereta JR di Tokyo, tiketnya bisa dibeli satuan di mesin tiket sebelum naik atau di tap menggunakan suica/ pasmo. Salam

    • Thanks infonya pak. Kalau shirakawago awal dec sudah bersalju belum ya? Kalau saya pergi tanggal 5-15dec, daerah mana yg sudah bersalju? Dan tempat wisata apa yg wajib dikunjungi di bulan tsb? Saya cukup sedih karena tateyama alpine route tutup 😭😭

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Kalau Shirakawago sudah bersalju tapi belum menumpuk, dan ada kemungkinan juga belum ada salju. Kalau yang sudah bersalju bisa ke arah utara misalnya Hokkaido. Salam

  1. selamat siang pak Nugroho
    kami ( 9 orang ) berencana liburan ke Tokyo – Kyoto – Osaka tanggal 30 Juni – 7 juli 2018
    mendarat di Narita tokyo . Pulang dari Kansai Osaka

    rencana Itineray sebagai berikut :

    1. 30 juni : mendarat di Narita dan sore hari nya city tour ( asakusa dan tokyo dome )
    2. 1 juli :FujiQ Highland dan Gotemba FO
    3. 2 Juli : Tokyo disneySea
    4. 3 Juli : Alpine Route (Nagano – Toyama )

    5. 4 Juli : Kyoto
    6. 5 Juli : USJ
    7. 6 Juli : Hiroshima ( memanfaatkan JR Pass )
    8. 7 Juli : Osaka city tour ( aquarium , osaka castle dan FO )
    18.00 menuju Kansai

    dengan itinerary tersebut , mohon saran dari Pak Nugraha :

    1. mengingat sudah memasuki musim panas, apakah worthy untuk tour alpine Route ?
    2. kami belum menentukan penginapan di tanggal 3 Juli, apabila pada hari itu kami wisata tour alpine route, sebaiknya kami menginap dimana ? apakah di tateyama atau osaka ?
    3. apakah di stasiun Osaka ada jasa penerimaan barang ( Ta-Q-Bin ) ?
    karena alpine route, rencana semua koper dan barang akan kami kirim ke osaka dari Tokyo.
    dan kami belum menemukan penginapan yang mau menerima barang / koper kami.
    4. untuk perjalanan di tokyo dan osaka – apa yang harus kami beli ,sehingga bisa menghemat biaya transport ? selain JR PASS.

    terimakasih sebeumnya, Pak.
    salam

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang Ibu. Kalau sudah musim panas, tembok salju di Tateyama Kurobe Alpine Route mungkin sudah tidak ada lagi Ibu. Ibu bisa menlihat Danau Mikurigaike atau Danau Kurobe saja. Untuk penginapannya bisa di daerah Toyama (pintu masuk Tateyama Kurobe Alpine Route). Takyubin itu adalah jasa pengiriman barang, untuk penerimaannya hanya bisa dilakukan oleh sang pengirim bu. Kalau di hotel, biasanya pihak hotel akan menerimanya. Kalau di penginapan harus diambil oleh kita sendiri.
      Untuk perjalanan Tokyo Osaka, melewati Toyama kemudian jalan ke Hiroshima, semuanya sudah tercover oleh JR PASS. Salam

  2. Pagi Mas Nugroho,
    Kami (2 dewasa + 2 Anak (3&5 tahun) rencana trip ke Jepang 26 Apr – 5 Mei.
    Itinerary:
    Day 1 > Sore tiba, Haneda – Tokyo Station Area
    Day 2 > Gala Yuzawa
    Day 3 > Mt Fuji Hakone (Kawaguchiko?)
    Day 4 – Day 10 > Skytee, Sumida, Asakusa Area, Ueno Area, Odaiba Area, Tokyo Dome, Shibuya, Shinjuku
    Tokyo area

    Pertanyaan:
    1. Apa mungkin untuk Gala Yuzawa (day 2) & Mt Fuji Hakone (day 3) dari Tokyo pulang hari?
    2. Untuk ke Gala & Fuji bagus menggunakan JWP, untuk pembelian bisa kapan? reserved shinkansen-nya kapan (dijepang H-1 atau dari sekarang bisa)?
    3. Untuk day 4 – 9 apakah recomend mas Nugroho recomend untuk beli JR Pass? karena klo saya liat2 ada beberapa area yg tidak cover oleh JR pass, misal di Odaiba.

    Thanks before.
    Salam.

    • Nugroho Christian  |  

      1. Ya, untuk gala Yuzawa bisa PP satu hari. Namun untuk ke Fuji Kawaguchiko dan Hakone rasanya sulit bu dalam 1 hari. Saran saya, ibu lebih baik memilih antara Kawaguchiko saja atau Hakone saja.
      2. Bisa sehari sebelum keberangkatan bu. Setibanya di Haneda, ibu bisa langsung reservasi saja.
      3. Selama 6 hari apa hanya ingin di Tokyo saja? Atau ingin ke Osaka/ Kyoto dan kota lainnya? Salam.

  3. Halo, Selamat Sore saya mau tanya jika itinerary seperti ini :
    Day 1 :
    Bandara Narita – Tokyo
    Day 2 :
    Tokyo – Hitachi Seaside Park (pp)
    Day 3
    Tokyo – Hakone (pp)
    Day 4 :
    sekitar asakusa, tokyo dome, dan akihabara
    Day 5 :
    Odaiba – Ginza
    Day 6 :
    Shinjuku – Shibuya – Harajuku – Kyoyo
    Day 7 :
    Golden pavilion – Fushimi Inari – Gion
    Day 8 :
    Arashimaya – Osaka
    Day 9 :
    USJ Osaka – Namba
    Day 10 :
    Osaka Castle – Kansai

    Apakah memakai JR tokyo wide pass pada hari ke 1 – 3 dan tokyo metro 72 hours untuk hari ke 4 – 6 adalah pilihan yang tepat? atau ada tempat yang sebaiknya ditukar harinya agar penggunaan pass bisa lebih maksimal?
    Apakah JR tokyo wide pass mengcover transport di Hakone?
    Untuk transport di Kyoto dan di Osaka sebaiknya menggunakan apa dan membeli pass apa?

    Terima Kasih

    • Nugroho Christian  |  

      Sudah tepat, namun sebaiknya ibu membeli Tokyo Metro 48 hours saja, untuk day 6, bisa dengan tiket ketengan dipadukan dengan membeli tiket kereta Shinkansen sampai Stasiun Kyoto. Tokyo Wide Pass tidak mengcover ongkos di Hakone, hanya ongkos dari Tokyo ke Odawara dengan JR Tokaido Line saja. Untuk di Kyoto (day 7) bisa menggunakan One Day Kyoto Bus Pass.

  4. Selamat Pagi Pak, Saya Dan Teman” Berencana Backpacker Ke Jepang Selama 15 Hari Kira” Itinerarynya Sbb :
    H1 : Medan – Tokyo Haneda
    H2-H4 Keliling Tokyo : Shibuya, Shinjuku, Harajuku, Ginza, Tsukuji, Chiyoda, Taito, Akihabara, Ueno, Tokyo Dome, Asakusa Dll.
    H5 : Yokohama
    H6 : Hakone/Gotemba ( Melihat Gunung Fuji Tanpa Mendaki)
    H7 : Nagoya
    H8-H9 : Kyoto ( Mengelilingi Destinasi Wisata Di Kyoto)
    H10-H14 : Osaka ( Mengelilingi Destinasi Wisata Di Osaka)
    H15 : Pulang Dari Osaka Kix – Medan

    Pertanyaan Saya :
    1. Apakah Pass Yang Cocok Untuk Saya Dan Teman” Gunakan Selama 3 Hari Di Tokyo?

    2. Apakah Rute Saya Sudah Benar Menurut Saran Bapak?
    3. Apakah Ada Pass Atau Hanya Tiket Sekali Jalan Yang Bisa Kami Gunakan Mulai Dari Kota Tokyo, Yokohama, Hakone/Gotemba, Nagoya, Kyoto Dan Osaka?
    4. Apakah Rekomendasi Bapak Lebih Baik Ke Hakone/ Gotemba Tanpa Mendaki?
    5. Apakah Pass Yang Cocok Kami Gunakan Di Kyoto Dan Osaka Selama 2 Hari Atau Lebih?
    6. Tolong Berikan Saya Rekomendasi Terbaik Untuk Kami Jalankan Agar Dapat Menghemat Biaya Selama Backpacker 15 Hari.

    NB : Budget 53Juta/4Orang

    Mohon Bantuannya

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Tim Info Jepang tidak tahu urutan perjalanan lengkapnya di Tokyo. Kalau ibu sudah ada rencana bisa dicocokkan dengan pass-pass harian di Tokyo.
      Kalau ingin mengunjungi 3-4 tempat wisata, maka bisa balik modal. Namun kalau di bawah itu, cukup menggunakan kartu suica/ pasmo.
      Rutenya secara garis besar juga sudah satu arah, sehingga tidak usah bolak-balik. Ada pass yang mengcover seluruh perjalanan dari Tokyo-Hakone-Nagoya-Kyoto, namun harganya mahal dan sepertinya tidak akan balik modal. Ibu silakan membeli tiket shinkansen yang diperlukan. Lalu kalau ingin melihat gunung Fuji, lebih bagus ke Hakone. Sebab perjalanan ke Gotemba lumayan ribet dan pemandangan gunung Fuji juga masih kalah dibandingkan dari Hakone.
      Untuk perjalanan di Kyoto dan Osaka bisa membaca free pass Osaka dan free pass Kyoto, disitu tertulis lengkap penjelasannya dan hitung-hitungannya.
      Salam

  5. Hello..saya ingin bertanya jika saya di sugamo station ingin menuju ke tokyo dome tetap keluar di stasiun suidobashi yah? Rute keretanya apa aja yah? Tks

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Pak. Dari Sugamo Station bisa naik kereta subway Toei Mita Line turun di Suidobashi Station.
      Dari stasiun nanti tinggal jalan kaki 5 menit sampai ke Tokyo Dome. Salam

  6. Hallo, sy ingin bertanya, jika saya hanya mau nonton super sentai, apakah harus bayar tiket masuk ke tokyo dome attraction juga? Atau hanya bayar tiket super sentai nya saja? Terimakasih

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Tokyo Dome Attraction meliputi wahana permainan roller coaster dan lainnya.
      Kalau konser sendiri akan diadakan di Tokyo Dome Arena, jadi cukup membayar tiket konsernya saja.
      Salam

  7. selamat malam pak nugroho, maaf mau tanya lagi
    saya berencana pergi ke jepang tgl. 19-26 april (8d7n) dgn detail sbb :
    D1 : menonton konser di tokyo dome (jd penginapan dekat sana)
    D2 : keliling tokyo (dr tokyo dome, suidobashi station urutannya : asakusa, ueno, akihabara, ginza, shibuya, harajuku, shinjuku, kembali ke suidobashi)
    D3 : trip ke kawaguchiko dgn rute : festival shibazakura,kebun hananomiyako, mencoba onsen, kembali ke tokyo
    D4 : brgkt ke kyoto (menginap di daerah gion) trip kyoto ke daerah gion, fushimi inari, nishiki ichiba
    D5 : arashiyama bamboo forest, kiyomizudera, kinkakuji, ginkakuji, balik ke gion
    D6 : ke osaka ( osaka castle, kuil shitennoji, mino park, shinsaibashi)
    D7 : kembali ke tokyo main di disney sea
    D8 : kmbali lewat bandara narita
    notes : tiket pp narita-dps
    mohon sharingnya pak nugroho terkait itinerary yg saya buat, apakah sudah efisien?
    apakah sudah benar jika saya memilih JRPass dibanding tokyo hokuriku arch pass?
    mohon sarannya,
    terimakasih sebelumnya

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Ya, sudah cocok membeli JR Pass karena Tokyo Osaka Hokuriku Arch Pass tidak mengcover ongkos ke Kawaguchiko.
      Salam

  8. Halo..

    Saya mau tanya untuk tiket terusan / free pass apa yg cocok untuk itinerary saya di tokyo sebagai berikut:
    – Day 1:
    Imperial Palace Garden, Akihabara ,Ueno Park, Odaiba, Tokyo Tower
    – Day 2:
    Asakusa (Sensoji Temple & Nakamise Street), Roppongi Hills, Shinjuku-harajuku-shibuya, Tokyo Sky Tree
    – Day 3: Spoon Sport, Ghibli Museum , Tokyo Dome

    Terimakasih..

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang Ibu. Mohon informasinya di mana lokasi hotel/ penginapan Ibu. Supaya Tim Info Jepang bisa memberikan rekomendasi yang tepat sasaran. Salam

    • Halo apakah bisa direkomendasikan sekalian untuk penginapan dengan itinerary tersebut? daerah mana yg strategis untuk destiny tersebut? saya baru dapat 1 penginapan yaitu di shinjuku. apakah lebih baik di 1 penginapan atau berpindah2?
      terimakasih..

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Kalau di Tokyo, sepertinya tidak terlalu berpengaruh ke ongkos PP, paling hanya berbeda 300 yen.
      Tim Info Jepang menyarankan lebih baik tinggal di satu tempat. Sebab kalau berbeda-beda hotel, berarti harus pindah-pindahin koper lewat kereta yang penuh sesak.
      Salam

    • Oya kalau begitu free pass apa yg cocok untuk itinerary saya jika saya menginap di Shinjuku:
      – Day 1:
      Imperial Palace Garden, Akihabara, Ueno Park, Odaiba, Tokyo Tower
      – Day 2:
      Asakusa (Sensoji Tmeple &Nakamise Street), Roppongi Hills, Shinjuku-harajuku-shibuya, Tokyo Sky Tree
      – Day 3: Spoon Sport, Ghibli Museum, Tokyo Dome
      – Day 4: Disney Land

      Terimakasih Banyak untuk Infonya..

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Untuk hari pertama bisa menggunakan Tokunai Pass yang mencover ongkos kereta JR. Catatan: perjalanan dari stasiun JR terdekat ke Imperial Palace Garden dan Tokyo Tower cukup jauh.
      Untuk hari kedua bisa menggunakan Tokyo Metro 24-Hours Pass. Sedangkan untuk hari ketiga tidak ada pass yang cocok, dan hari keempat ke Tokyo Disneyland tidak perlu pass karena jauh lebih murah membeli tiket satuan. Salam

Ask questions

You have to agree to the comment policy.

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!