Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route

You are here Home  > Itinerary Perjalanan >  Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route

Halo pembaca setia Info Jepang. Di artikel kali ini, Tim Info Jepang akan melaporkan perjalanan ke Tateyama Kurobe Alpine Route. Tepatnya menyusuri tembok salju di Murodo, kemudian Kurobe Dam, hingga tembus dan ke Nagano Station. Kami mencoba semua moda transportasi di rute pegunungan paling terkenal ini, dan sesuai perkiraan semuanya sangat penuh penumpang dan harus mengantri agak lama. Satu hal yang Tim Info Jepang rasakan adalah, para pengguna travel agen atau ikut tour diprioritaskan untuk naik moda transportasi. Sedangkan buat yang backpacker atau jalan sendiri, diperbolehkan mengisi tempat-tempat kosong yang tersisa di dalam moda transportasi. Seperti apa perjalanan kami? Berikut informasi dan cerita pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route.

Tim Info Jepang berkesempatan ke sini pada tanggal 3 Mei 2017, atau saat liburan Golden Week. Sebenarnya rada takut juga, apakah masih tersedia kursi shinkansen menuju ke Toyama. Namun setelah mengeceknya di internet, ternyata masih ada sisa! Jadilah saya langsung memesan tiket shinkansen pulang pergi pada hari yang sama. Berikut adalah rangkuman persiapan untuk ke Tateyama Kurobe Alpine Route.

  1. Tiket Shinkansen Tokyo-Toyama, dan Nagano-Tokyo (masih banyak tiket tersedia saat Golden Week).
  2. Tiket terusan transportasi Tateyama Kurobe Alpine Route. Tersedia pembelian dalam bahasa Jepang. Buat teman-teman wisatawan dari Indonesia, nama tiketnya
  3. Tateyama Kurobe Option Ticket.
  4. Sepatu anti air yang bisa jalan di salju
  5. Jaket hangat anti angin
  6. Kaca mata hitam (sebab akan berjalan di antara salju putih)
  7. Topi untuk melindungi muka dari sinar matahari (Tateyama adalah pegunungan 2500 meter)
  8. Payung atau jaket hujan
  9. Bekal ringan untuk makan siang (beli bento onigiri 3 bungkus di minimarket)

Adapun jadwalnya adalah sebagai berikut.

06:16 Tokyo Station
↓ Hokuriku Shinkansen: Kagayaki 501 (12.930 yen)
08:26 Toyama Station
08:57 Dentetsu Toyama Station
↓ Toyama Chiho Railroad Express Tateyama 1
09:48 Tateyama Station
◎ Tukar tiket online di loket Tateyama Station
10:20 Tateyama Station
↓ Tateyama Cable Car
10.27 Bijodaira
◎ Menunggu di Bijodaira
11.00 Bijodaira
↓ Tateyama Highland Bus
11:50 Murodo
★ Jalan kaki melewati snow wall di Murodo
13.15 Berangkat dari Murodo
↓ Tateyama Tunnel Trolley Bus
13.25 Daikanbo
◎ Menunggu di Daikanbo
13.40 Daikanbo
↓ Tateyama Ropeway
13.47 Kurobedaira
◎ Menunggu di Kurobedaira
14.00 Kurobedaira
↓ Kurobe Cable Car
14.05 Kurobeko
★ Melihat Kurobe Dam
★ Makan Kurobe Dam Curry yang terkenal
15.35 Kurobeko
↓ Kanden Tunnel Trolley Bus
15.51 Ogizawa
◎ Menunggu di Ogizawa
16,30 Ogizawa
↓ Bus express ke Nagano (tidak perlu reservasi)
18.15 Nagano Station

Cerita Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route

Bangun pagi-pagi untuk mengejar Hokuriku Shinkansen yang pertama ke Toyama. Aduh ini pengen liburan tapi harus bangun pagi-pagi sekali ya. Tiba di Tokyo Station, platform sudah penuh dengan orang yang menunggu shinkansen, banyak juga yang membawa koper dan tas punggung besar-besar. Sedangkan saya hanya membawa tas punggung sedang. Oh ya, saya juga sudah membeli bekal makan pagi dan makan siang di minimarket dekat rumah, sebab tidak sempat sarapan tadi. Juga antisipasi kalau-kalau banyak orang dan ramai di Toyama Station. Kemudian saran juga, kalau memesan tiket pilih untuk duduk di sebelah kiri shinkansen, supaya bisa melihat pegunungan Tateyama Kurobe Alpine Route yang besar. Jadi sebenarnya Hokuriku Shinkansen itu memutar ke arah utara, menyusuri lembah pegunungan Tateyama Kurobe Alpine Route, jadi kita bisa melihat pegunungan Tateyama Kurobe Alpine Route lebih lama deh…

Tiba di Toyama Station pada pagi hari, perkiraan saya jadi kenyataan. Orang-orang banyak berjubel di stasiun JR Toyama hingga ke Stasiun Dentetsu Toyama. Saya pun langsung segera ke Stasiun Dentetsu Toyama dan membeli tiket serta tiket kereta ekspress Tateyama. Buat teman-teman yang juga naik kereta ekspress, tiketnya bisa langsung dibeli on the spot kok, tidak perlu reservasi. Namun buat teman-teman yang pergi bersama keluarga besar, bisa melakukan reservasi online (halaman web bahasa Jepang).

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Dentetsu Toyama

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Dentetsu Toyama

Kereta melaju kencang menyusuri perumahan padat di kota Toyama kemudian ke sawah-sawah dan akhirnya pegunungan Tateyama Kurobe Alpine Route di depan mata. Sampai di Terada Station, Tateyama Kurobe Alpine Route bisa dilihat di sebelah kanan. Namun setelah itu, Tateyama Kurobe Alpine Route bisa dilihat di sebelah kiri. Jadi tidak masalah teman-teman mau duduk di sebelah mana kereta Dentetsu Toyama.

Tiba di Tateyama Station, saya pikir udara dingin… Makanya tadi sudah pakai jaket di dalam kereta. Namun ternyata masih sama seperti di Toyama. Begitu saya cari-cari ternyata masih di ketinggian 475 meter. Tapi orang-orang sudah semakin banyak, mungkin menunggu transportasi ke Bijodaira. Buat yang belum membeli tiket bisa ke tempat penjualan tiket di Tateyama Station. Sedangkan bagi yang sudah pesan online, bisa ke lokasi informasi turis dan menukar tiket terusannya. Meskipun mengantri, saya mendapatkan tiket dalam 5 menit.

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Tateyama Cable Car

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Tateyama Cable Car

Saya pun langsung ke stasiun Tateyama Cable Car dan kemudian lanjut ke Bijodaira dan akhirnya tiba di Murodo setelah naik Tateyama Highland Bus. Total hampir 6 jam perjalanan dari Tokyo Station. Meskipun sudah naik shinkansen tetap saja makan waktu lama, teman-teman terbayang kan jauhnya Tateyama Kurobe Alpine Route?? Saya pun mengikuti orang-orang lain yang sudah berjalan ke Snow Wall di Tateyama Kurobe Alpine Route. Sebenarnya rute Snow Wall ini adalah rute jalan kendaraan, namun satu jalan dikhususkan untuk pejalan kaki yang ingin melihat tembok salju setinggi 7 meter! Kemudian kita akan sampai di area bebas, di sini orang-orang menulis di tembok salju apapun yang ingin ditulis. Ada yang menulis nama atau menyatakan cinta dan berfoto di depannya! Pokoknya banyak sekali orang di sini, dan semuanya bebas, asal tidak membuang sampah dan mengganggu yang lain. Saya pun meneruskan perjalanan menyusuri tembok salju hingga ke persimpangan jalan panorama road. Di sini mobil bus tidak lewat sehingga salju tebal maish menutupi jalan. Untunglah saya mempersiapkan sepatu anti air, sehingga sepatu tidak basah ketika menginjak salju. Setelah puas berjalan dan berfoto, saya kembali ke stasiun Murodo.

Oh iya, buat teman-teman yang sudah pergi pagi dari Tokyo dan lupa membawa bekal makanan, ada beberapa restoran di lantai 2 terminal Murodo untuk makan siang. Ada restoran dengan menu nasi komplit karaage, curry daging, sup sayuran, atau kafe yang menyediakan roti dan kopi di lantai 1.

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Tateyama Highland Bus

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Tateyama Highland Bus

Di pintu masuk ke Tateyama Tunnel Trolley Bus, ada sekitar 4-5 grup tour sehingga kondisi sangat ramai. Saran untuk teman-teman lebih baik cepat kembali ke Murodo kalau tidak mau kelewatan kereta. Keadaan dalam Tateyama Tunnel Trolley Bus sangat penuh sesak. Tiba di Daikanbo, saya disuguhkan pemandangan Tateyama Kurobe Alpine Route. Titik inilah titik tertinggi dari seluruh rute Tateyama Kurobe Alpine Route. Kita bisa berfoto dan melihat panorama pegunungan dari dek observasi yang semuanya sudah dilengkapi pengaman dari jeruji besi. Bila melihat ke sebelah kanan bawah, kita bisa menemukan Kurobe Dam dan Danau Kurobe. Kita juga bisa melihat Tateyama Ropeway. Tateyama Ropeway ini adalah satu-satunya ropeway atau gondola tanpa tiang pengantara di tengah-tengahnya dengan beda ketinggian 500 meter. Kalau turun sih gampang, tapi Tateyama Ropeway yang naik, bagaimana caranya? Saya pun habis akal memuji teknologi transportasi Jepang ini. Buat teman-teman usahakan mendapat sisi jendela Tateyama Ropeway supaya bisa mengambil foto-fotonya. Tapi buat yang takut ketinggian kayaknya lebih bagus pilih bagian tengah dan tutup mata deh… Hehehe

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Tateyama Tunnel Trolley Bus

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Tateyama Tunnel Trolley Bus

Tiba di Kurobe Dam, sebenarnya kita bisa jalan-jalan dan berkeliling. Namun karena waktu terbatas dan kaki yang agak pegal, saya pas. Kalau pas musim panas, mungkin bisa ke sini dan mencoba naik kapal Garube atau melihat Kurobe Dam yang pintu airnya dibuka. Saya hanya ke Kurobe Dam Rest House dan makan siang dengan Kurobe Dam Curry yang terkenal. Rasanya sangat lezat, mungkin karena saya yang lapar dan onigiri tidak cukup menambal perut. Perjalanan dengan Kurobe Cable Car dan Kanden Tunnel Trolley Bus juga sangat unik. Trolley Bus akan berjalan turun di sudut kemiringan 30 derajat selama 25 menit. Tidak ada pemandangan yang menarik karena seluruhnya adalah terowongan menurun.

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Kurobe Cablecar

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Kurobe Cablecar

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Kanden Tunnel Trolley Bus

Pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route: Kanden Tunnel Trolley Bus

Tiba di Ogizawa, pemandangan sudah berubah, sudah tidak di pegunungan lagi. Suhu udara juga sudah hangat kembali, tidak seperti di terowongan tadi yang dingin. Saya kemudian menunggu bus yang menuju ke Nagano Station, dan akhirnya tiba di Nagano Station pukul 18.15. Atau total hampir 9 jam di Tateyama Kurobe Alpine Route. Di sini juga ada restoran yang menyediakan curry daging, cocok buat teman-teman yang kelaparan sambil menunggu bus ekspress atau buat teman-teman yang masuk ke Tateyama Kurobe Alpine Route dari Nagano atau Ogizawa.

Sambil menunggu keberangkatan kereta shinkansen Hakutaka 574 ham 19.38, saya memutuskan untuk mencari makan malam di Nagano Station. Naik shinkansen jam setengah delapan dan akhirnya tiba di Tokyo Station jam 21.16. Hari yang panjang pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route.

Demikian kisah pengalaman ke Tateyama Kurobe Alpine Route. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang lainnya.

Rekomendasi Hotel di Toyama/ Tateyama [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

Gassho Minshuku Nakaya
Gassho Minshuku Nakaya
from ¥9676/night
Hotel Route-Inn Toyama
from ¥5850/night
Minshuku Yomoshirou
Minshuku Yomoshirou
from ¥9575/night
Choyomon
from ¥8804/night

(sponsored by Booking.com)

Sumber gambar: Flickr sodai gomi, Kentaro Ohno, Kentaro Ohno, tsuda, tsuda, foooomio, skyseeker


Recommended for you

Last modified: July 11, 2017

Comments (24)

    • Nugroho Christian  |  

      Tateyama Kurobe Alpine baru dibuka dari tanggal 15 April hingga 30 November 2017 (bersamaan dengan dibukanya jalur Yuki no Otani). Awal maret salju masih tebal dan kendaraan tidak bisa lewat di Tateyama. Salam.

  1. Pak tolong info ya, kalo mau beli day trip ke alpine route bisa lewat bapak kah ?
    mohon info dan harga nya ya Pak.
    kita rencana trip di tanggal 15 November 2017

  2. Hi Pak Nugroho,

    Kapan waktu yang paling pas untuk mengunjungi Alpine Route ini? Dan apa bisa digabungkan dengan perjalanan untuk melihat Lavender di Hokkaido kalau saya ambil perjalanan 9 hari?

    Terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang Pak. Tateyama Kurobe Alpine Route khususnya tembok salju nya hanya bisa disaksikan dari pertengahan April hingga akhir Juni atau awal Juli.
      Nah, festival bunga lavender di Furano Hokkaido juga berlangsung mulai dari akhir Juni, jadi bisa menyaksikan semuanya jika berlibur dalam 9 hari. Salam

    • Hi Pak, terima kasih infonya. Menurut info Jepang pada periode tersebut, destinasi wisata mana saja yang cocok untuk dikunjungi? saat transisi spring ke summer. Karena saya baru memasukkan alpine route & lavender di hokkaido ke wishlist untuk summer mendatang

      Terima kasih sebelumnya

    • Nugroho Christian  |  

      Bapak kira-kira berencana liburan tanggal berapa ya pak? Semua destinasi wisata ada musimnya, hanya di awal musim panas, bapak bisa ke Furano di Hokkaido, atau Hitachi Seaside Park yang juga terkenal. Sisanya paling mengunjungi objek wisata yang open sepanjang tahun seperti Tokyo, Kyoto dan Osaka.

  3. sore Nugroho, untuk alpine route ini bisa start dari nagano atau harus dari tateyama…dan kalau saya tidak ingin menyelesaikan semua route bisa balik lagi ditengah2 perjalanan ?
    terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      Bisa pilih pak Dindon, baik dari Nagano atau Tateyama. Kalau hanya ingin setengah rute juga bisa, biasanya wisatawan menempuh perjalanan dari Toyama sampai Murodo, lalu kembali lagi ke Toyama. Salam.

  4. Pagi pak
    Di murodo snow wall nya apa kita harus jalan kaki? Misal kita gak turun hanya di bus nya saja bisa gak? Karena bawa orang tua jadi akan sulit kalau harus jalan di es. Bus di tengah berhenti sebentar atau tidak? Salam

    • Nugroho Christian  |  

      Busnya akan berhenti sebentar karena memang rute Yuki no Otani mengijinkan penumpang atau turis untuk turun dan melihat keindahan Tembok Salju Tateyama. Namun kalau tidak mau turun tentu bisa saja. Itu terserah kamu dan keluarga. Salam.

  5. selamat malam pak Nugroho, kami akan ke alpine route 22 juni 2017, dan hanya mau melihat es saja,dan melewati snow wall, tidak sampai dam, kami sebaiknya beli tiket yang apa ya? karena membawa orang tua, terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Kalau sampai ke Snow Wall saja tidak perlu membeli pass apapun ibu. Silakan membeli tiket tiap transportasi yang akan dinaiki. Salam

  6. selamat siang pak Nugroho, kalau saya membawa orang tua yang limited walk(bawa travel chair) apakah bisa ikut tateyama alpine route, terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang Ibu. Di seluruh stasiun di jalur dan alat transportasi Tateyama Kurobe Alpine Route tersedia lift untuk yang menggunakan kursi roda. Salam

  7. Pak, option ticket beli pasti dapat atau tidak saya 24 beli ke kurobenya 25 tolong infonya pak saya takut gak dapat tiket nih. Thanks

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang Ibu. Satu minggu yang lalu, Tateyama Kurobe Option Ticket nya masih dapat dibeli dan tersedia pada hari H. Salam

  8. Pak buman juni tgl 24 nanti apa masih ramai pengunjung seperti pengalaman 20 mey di atas kira2 es setinggi brapa meter ya?

Silakan bertanya...

Email terjamin dan hanya dipakai untuk memberitahu balasan pertanyaan

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!