8 Tempat Jajanan Terkenal di Jepang

You are here Home  > Tips Wisata >  8 Tempat Jajanan Terkenal di Jepang

Liburan ke Jepang? Tapi takut boros karena makanannya mahal? Berikut adalah beberapa rekomendasi tempat jajajan terkenal, plus toko-toko suvenir terkenal di Jepang hasil rangkuman Tim Info Jepang dalam memandu teman-teman via Tour Guide Online.

1. Ameya Yokocho Ueno

Ameya Yokocho adalah tempat jajanan terkenal yang berada di Ueno Tokyo. Letaknya yang dekat dengan Taman Ueno (terkenal dengan festival bunga sakura), dan juga museum-museum sains dan pendidikan lainnya, menjadikan tempat ini sangat pas dimasukkan dalam itinerary pilihan. Selain itu, banyaknya restoran dan kios, serta variasi kuliner dari berbagai negara mulai dari kebab, aneka macam kari, kerupuk senbei dan lain-lainnya, membuat Ameya Yokocho pilihan utama turis mancanegara. Toko-toko di ameya Yokocho buka mulai dari pukul 10.00 sampai pukul 19.00. Hindari juga datang pada hari Rabu karena banyak toko yang libur di hari itu.

tempat jajanan terkenal Ameya Yokocho

Tempat jajanan terkenal Ameya Yokocho

2. Pasar Nishiki

Kyoto juga punya tempat jajanan terkenal yakni pasar Nishiki. Pasar Nishiki ini terdiri dari lebih dari 100 kios dan toko-toko, dan saking besarnya sering disebut dapurnya kota Kyoto. Letaknya berada dekat dengan pusat kota Gion, dekat dengan stasiun kereta Gion-Shijo di jalur kereta Keihan (menghubungkan Kyoto dan Osaka) dan stasiun Kawaramachi (yang menghubungkan Gion dan Arashiyama). Kalau teman-teman ingin mengunjungi tempat wisata di Kyoto pagi hari dan kemudian ke Arashiyama, Pasar Nishiki bisa dijadikan alternatif untuk tempat makan siang. Lokasinya yang satu arah, harga-harga makanan yang sangat terjangkau, tentu sangat efektif dan hemat buat teman-teman yang ingin menghemat biaya.

3. Shinsaibashi dan Dotonbori

Shinsaibashi dan Dotonbori adalah tujuan wisata yang sayang dilewatkan kalau pergi ke Osaka. Shinsaibashi adalah jalan sepanjang 600 meter penuh dengan restoran dan kafe unik yang menjual kuliner-kuliner khas Osaka dan juga dari berbagai negara.

Dotonbori yang berada di belakangnya, adalah pusat perbelanjaan dengan lampu-lampu neon terang benderang. Kita tidak hanya bisa menikmati kuliner tradisional khas Osaka dengan rasanya yang lezat, namun juga bisa berfoto di pusat keramaian dan kanal-kanal Dotonbori yang tidak pernah sepi. Teman-teman juga bisa menemukan toko-toko suvenir, toko kosmetik, busana dan tas-tas di Dotonbori.

Suasana di Dotonbori Street Osaka

Suasana di Dotonbori Street Osaka

4. Heiwa Dori Okinawa

Okinawa juga tidak ketinggalan. Di daerah tropis ini kita bisa menemukan aneka macam baju, tas-tas, dan suvenir-suvenir dari kaca dan tanah liat khas Okinawa yang sangat berbeda dengan kota Jepang seperti Tokyo dan Kyoto. Semuanya bisa ditemukan di Heiwa Dori atau jalan perdamaian, jalan utama di kota Naha Okinawa.

tempat jajanan terkenal Heiwa Dori Naha Okinawa

Tempat jajanan terkenal Heiwa Dori Naha Okinawa

5. Pasar Nijo Sapporo

Pasar Nijo terkenal dengan hasil tangkapan laut dengan harga sangat murah. Tentu saja, sebab Sapporo menjadi tempat berkumpulnya hasil-hasil laut tangkapan dari seluruh pulau Hokkaido yang sangat luas. Sejarah pasar Nijo ini juga sangat panjang, sudah berdiri hampir 100 tahun. Dibandingkan dengan tempat-tempat wisata lainnya di Sapporo yang baru dibangun 20-30 tahun lalu, Pasar Nijo sudah melegenda. Atas sejarahnya ini, pemerintah kota Sapporo mengusulkan pasar Nijo sebagai ikon wisata kota Sapporo, sekaligus pusat kuliner Sapporo dan Hokkaido.

Kita bisa menemukan kios-kios yang menjual sayuran dan jamur, ikan, kepiting, kerang-kerang dan banyak hasil laut lainnya. Tidak hanya itu saja, kita juga bisa mencoba cita rasa bahan makanan yang masih segar-segar ini di restoran atau kios-kios makanan yang tersebar di seluruh area pasar Nijo.

tempat jajanan terkenal nijo market

Tempat jajanan terkenal Nijo Market

6. Omoide Yokocho

Omoide Yokocho adalah gang sempit yang berada di bagian barat stasiun Shinjuku. Kalau teman-teman berjalan dari arah Yodobashi Camera atau Bic Camera ke arah barat, ke arah Seibu Shinjuku Station atau Kabukicho, maka gang sempit di pinggir jalan adalah Omoide Yokocho atau gang kenangan dalam bahasa Indonesia.

Tim Info Jepang tidak tahu persis mengapa gang ini disebut Omoide Yokocho. Mungkin gang ini dianggap sebagai gang kenangan para pekerja yang dulu banyak makan di sekitaran Shinjuku Station. Kemudian setelah Shinjuku Station dipugar menjadi pusat perbelanjaan, gang ini tetap dipertahankan dan diberi nama gang kenangan. Kuliner yang terkenal dari Omoide Yokocho adalah sate ayam atau Yakotori. Ada lebih dari 60 kios restoran yang menjual yakitori dengan harga-harga sangat terjangkau. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kebanyakan restoran dan jalan-jalan di gang ini sempit dan menjual minuman keras. Jadi, buat kamu yang berlibur ke Jepang bersama anak-anak, lebih baik tidak ke sini.

tempat jajanan terkenal Omoide Yokocho

Tempat jajanan terkenal Omoide Yokocho Shinjuku

7. Nakamise Street di Asakusa

Lokasi Nakamise Street atau Nakamise-doori di Asakusa depan Kuil Sensoji yang terkenal, membuat tempat ini tidak pernah sepi. Di sini kita bisa membeli aneka suvenir khas Jepang, mulai dari kimono, geta (sendal kayu khas Jepang), sumpit, kipas kertas, dan berbagai aksesoris dan suvenir lainnya. Teman-teman juga bisa mencoba kuliner khas Edo, yakni kue manju, bakpau, kue dango, dan senbei atau kerupuk dari tepung beras. Sepulangnya dari Nakamise Street, teman-teman bisa ke Kuil Sensoji atau ke pinggir sungai Sumida dan melihat Tokyo Sky Tree atau naik kapal wisata Tokyo Cruise.

tempat jajanan terkenal Nakamise Dori Asakusa

Tempat jajanan terkenal Nakamise Dori Asakusa

8. Pasar Ikan Tsukiji

Pasar ikan Tsukiji banyak dijadikan rekomendasi tempat wisata yang wajib dikunjungi di Tokyo, karena bisa mencicipi sashimi, sushi, dan kuliner khas laut lainnya dengan harga miring. Nyatanya pasar ini sangat ramai, dan sulit sekali dikunjungi kalau datang bersama anak-anak dan keluarga. Teman-teman juga mungkin sering membaca mengenai tour pelelangan ikan, namun untuk ikut tour ini cukup sulit karena harus mendaftar lebih dahulu dan datang pagi-pagi sekali (bahkan dini hari), sementara belum ada kereta yang beroperasi pada jam itu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tim Info Jepang menyarankan untuk menginap di hotel sekitaran Ginza atau Tsukiji supaya bisa datang tepat waktu. Nyatanya hotel di daerah tersebut rata-rata selalu penuh sepanjang tahun dan hanya tersisa kamar premium.

Sumber gambar: Flickr Dick Thomas JohnsonMasayuki (Yuki) KawagishiLaura Tomàs AvellanaJaroendy!!!Ben Garrett


Recommended for you

Last modified: April 5, 2017

Silakan bertanya...

Email terjamin dan hanya dipakai untuk memberitahu balasan pertanyaan

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!