[Must See] 7 Tempat Momiji Terbaik di Tokyo

You are here Home  > Musim di Jepang >  [Must See] 7 Tempat Momiji Terbaik di Tokyo

Musim gugur akan datang sebentar lagi. Ya, bulan Oktober-Desember hampir seluruh wilayah Jepang akan mengalami musim gugur, di mulai dari Hokkaido hingga terakhir di kawasan Tokyo, Kyoto, dan Hiroshima. Di musim gugur, suhu udara sudah lebih dingin dari musim panas (sekitar 8-20 derajat), dan kita dapat melihat daun-daun pepohonan yang berubah warna menjadi kuning dan merah yang sering disebut kouyou atau koyo. Kegiatan momiji atau melihat dedaunan musim gugur jadi kegiatan favorit para penduduk dan wisatawan. Tim Info Jepang sudah merangkum 7 tempat momiji terbaik di Tokyo. Ada yang dekat dengan kota, namun juga ada yang berada di luar kota dengan pemandangan gunung dan alam yang menakjubkan. Semoga bisa menjadi masukan dalam membuat jadwal liburan di Jepang.

1. Taman Rikugien (akhir November hingga awal Desember)

Jika datang ke Taman Rikugien di Tokyo pada musim gugur kita bisa melihat daun-daun pohon maple dan sasanqua berubah warna menjadi merah di taman tradisional Jepang yang sudah berusia lebih dari 300 tahun. Pemandangan musim gugur seperti ini mungkin hanya sebanding dengan pemandangan di Taman Nasional Daisetsuzan di Hokkaido. Perpaduan antaran pepohonan, kolam, sungai dan bukit di taman ini menawarkan pengalaman musim gugur yang tak terlupakan. Di malam hari coba datang juga ke sini. Kita bisa melihat iluminasi yang cantik dan romantis dari pepohonan di Taman Rikugien yang dipasangi lampu-lampu.

2. Showa Kinen Koen (awal November hingga akhir November)

Showa Kinen Koen atau Taman Showa adalah tempat terbaik untuk menikmati musim gugur di Tokyo. Kita bisa menikmati pemandangan pepohonan maple dan gingko yang berubah warna menjadi kuning dan merah hampir sejauh mata memandang. Dengan luas hampir 200 hektar, Tim Info Jepang menghabiskan satu hari penuh untuk mengelilingi taman luas ini. Salah satu kegiatan yang bisa teman-teman coba lakukan di sini adalah berkeliling dengan menggunakan sepeda. Selain itu, di kompleks taman ini, kita juga bisa mengunjungi Museum Kekaisaran Showa, wahana permainan air, Danau Waterfowl, dan juga Misty Forest. Taman ini berada di dekat stasiun Tachikawa, stasiun ujung Tokyo jika pergi ke arah Danau Kawaguchiko, Danau Yamanakako, Gotemba dan Gunung Fuji di sebelah barat.

3. Taman Koishikawa Korakuen (akhir November hingga awal Desember)

Koishikawa Korakuen Garden atau Taman Koishikawa Korakuen adalah salah satu taman lanskap yang ada di Kota Tokyo. Letaknya persis di sebelah Tokyo Dome dan di sisi utara Istana Kaisar. Berusia hampir 400 tahun, taman ini adalah taman tertua di Tokyo dan diklaim sebagai taman paling berharga seantero Jepang karena nilai historisnya dan keunikan desain taman ini. Seperti taman-taman lanskap lainnya yang ada di Tokyo, seperti Taman Hama Rikyu atau Taman Rikugien, di sini kita bisa melihat “lanskap alam kecil” yakni kolam dan bukit buatan, kanal kecil, pepohonan dengan bebatuan. Oiya, hampir lupa, Taman Koishikawa Korakuen terkenal luas oleh karena pemandangan musim gugurnya yang spektakuler, dan menjadi salah satu yang paling mengagumkan di Tokyo. Ribuan pohon maple dan pinus yang memberikan pemandangan koyo (dedaunan yang berubah warna menjadi kuning kemerahan) yang amat indah. Di bawah ini adalah suasana musim gugur di Taman Korakuen dengan Tokyo Dome di belakangnya.

Tempat momiji terbaik di Tokyo Taman Korakuen

Tempat momiji terbaik di Tokyo Taman Korakuen

Artikel mengenai Musim Gugur di Jepang (selengkapnya)

Pesona keindahan momiji (warna daun musim gugur) memang selalu menarik, utamanya ya karena warna kuning, jingga, dan merah dedaunan yang akan gugur. Bagaimana jadwal momiji tahun 2017?

Jepang selalu menawarkan pemandangan yang menawan. Di musim dingin ada salju putih yang menghiasi dataran, di musim semi ada bunga sakura yang terkenal, di musim panas ada festival dan pertunjukkan kembang api yang meriah, dan di musim gugur ada koyou di...

Musim gugur di Jepang berlangsung dari bulan September hingga Desember. Musim gugur di Jepang ditandai dengan mulai rontoknya dedaunan di pohon-pohon atau momiji,...

Musim gugur di Gunung Takao Tokyo

Tim Info Jepang sudah merangkum 7 tempat momiji terbaik di Tokyo dengan pemandangan gunung dan alam yang menakjubkan.

Info Wisata di Nikko ke Tobu World Square

Di Nikko ada danau, air terjun, resort onsen, kuil megah, atraksi seru, dan tentunya pemandangan musim semi dan gugur yang terkenal.

Iluminasi Terindah di Kansai di Midosuji Osaka

Dedaunan musim gugur akan mulai berubah warna di pertengahan Oktober, Tim Info Jepang sudah merangkum tempat-tempat momiji keren di Osaka dalam Indahnya Momiji di Osaka.


4. Taman Yoyogi (pertengahan November hingga akhir November)

Taman yang berada di distrik Shibuya dan dekat dengan Harajuku, Meiji Jingu, dan Omotesando ini berbeda dengan tiga taman sebelumnya. Taman Yoyogi bukanlah taman tradisional Jepang di mana semuanya terlihat begitu rapi, bahkan hingga pohon, jalan, dan bebatuannya. Namun jangan salah, taman ini adalah taman favorit penduduk Tokyo untuk berolahraga. Area taman yang luas dengan beragam fasilitas jadi salah satu alasan mengapa kompleks taman di pusat kota Tokyo ini tidak pernah sepi pengunjung. Selain hanami di musim semi, ada lebih dari 1.300 pohon gingko di Taman Yoyogi yang menawarkan pemandangan momiji musim gugur yang sayang untuk dilewatkan. Dedaunan gingko yang gugur di tanah menjadi “karpet” kuning yang begitu indah.

Tempat momiji terbaik di Tokyo Taman Yoyogi

Tempat momiji terbaik di Tokyo Taman Yoyogi

5. Gunung Takao (pertengahan November hingga akhir November)

Gunung Takao adalah oasis bagi penduduk Tokyo yang ingin menikmati pemandangan alam setelah lelah berhadapan dengan lautan beton dan aktivitas harian yang melelahkan. Lokasinya bisa dicapai dengan 50 menit naik kereta dari Stasiun Shinjuku. Di musim gugur, kita bisa menikmati pemandangan musim gugur yang indah di mana pepohonan berubah warna menjadi merah dan kuning (momiji) di seluruh lembah di sekitar Gunung Takao. Selain itu, ada beragam objek wisata menarik seperti kebun tanaman langka dan juga jembatan suspensi menyeberangi lembah dengan pemandangan yang begitu indah.

Musim gugur di Gunung Takao Tokyo

Menikmati pemandangan musim gugur di Gunung Takao

6. Taman Kuil Meiji Jingu (pertengahan November hingga awal Desember)

Kuil Meiji Jingu terletak di dalam hutan kota seluas 700 ribu meter persegi, di area Minato di sekitar Stasiun Shibuya. Pertama kali ke sini, teman-teman pasti tidak sadar kalau taman ini ada di salah satu kota terpadat di dunia. Selain bisa mengunjungi Kuil Meiji Jingu yang terkenal, kita bisa menikmati pemandangan pohon-pohon ginko dengan daunnya bewarna kuning cerah di musim gugur. Di sore hari, pemandangan ini menjadi sangat indah berpadu dengan matahari senja. Di puncak musim gugur (pertengahan November-awal Desember), diadakan juga Festival Icho di mana kita bisa berburu makanan tradisional Jepang sambil menikmati pemandangan. Satu pemandangan ikonik musim gugur di tempat ini adalah pemandangan pohon ginko di jalur Gaien dengan gedung parlemen Jepang di ujung jalan, seperti nampak di foto berikut.

Tempat momiji terbaik di Tokyo Meiji Jingu Gaien

Tempat momiji terbaik di Tokyo Meiji Jingu Gaien

7. Lembah Akigawa (pertengahan November hingga awal Desember)

Lembah Akigawa yang ada di kota Akiruno, 50 kilometer di timur pusat kota Tokyo di Prefektur Kanagawa. Lembah ini terbentang sepanjang 20 kilometer di mana kita bisa melihat pemandangan alur sungai Akigawa yang berpadu dengan pemandangan musim gugur. Kita bisa berkemah, memancing, atau sekadar menyusuri jalur mendaki untuk lebih mengeksplor pemandangan alam yang tidak terlupakan.

Untuk mengunjungi semua tempat momiji terbaik di Tokyo dengan murah, kita bisa menggunakan Tokyo Wide Pass.

Cheap Hotels in Shinjuku [More Hotels]

Pesan sekarang, bayar pas check in!

APA Hotel Shinjuku Gyoemm
APA Hotel Shinjuku Gyoenmae
from ¥13000/night
APA Hotel Tokyo Itabashi
from ¥7500/night
Shinjuku Kuyakusho-mae Ca
from ¥4500/night
City Hotel Lonestar
City Hotel Lonestar
from ¥18800/night

(sponsored by Booking.com)

Cek Juga Objek Wisata Berikut!

Stasiun Tokyo
Stasiun Tokyo di malam hari
Mori Garden
Suasana Mori Garden di Roppongi
Mesjid Tokyo Camii
Bagian dalam Mesjid Tokyo Camii
Stadion Sumo
Pertandingan Sumo sedang berlangsung

Sumber gambar: Flickr  Marufish, Marc Mosko, Reginald Pentinio


Recommended for you

Last modified: February 18, 2018

Comments (24)

  1. Sy rencana ke tokyo 27 agustus – 3 september, kira2 itu sudah bisa melihat momiji tidak ya mas ?? Apa ada festival juga di sekitar tokyo pada tanggal segitu ?? Mohon arahan dan petunjuk

  2. Pak Nugroho
    Kalau saya mau wisata di Tokyo saja kira2 kota yang dekat dengan Tokyo mana saja dan saya harus naik kereta saya harus beli passnya apa saja ya supaya tidak mahal

    thanks
    Ika

    • Nugroho Christian  |  

      Seluruh tempat wisata di Tokyo itu berdekatan karena ada banyak jalur kereta JR dan subway yang menghubungkan semua daerah. Rekomendasi saya ada di dalam tulisan Top Tempat Wisata di Tokyo, jika masih bingung, nanti kami bantu untuk akses dan urutannya. Salam.

  3. kak mau tanya, untuk yg nomor 6 namanya “meiji jingu gaien”:
    1.kak itu di foto saya lihat kiri kanan pohon autumn, nah di tengah ada bangunan kuno itu nama bangunannya apa ya?

    2.kak ini lokasi yg no 6 berbeda dengan lokasi “kuil meiji jingu” ya? krn stlh saya google maps, lokasinya beda jauh hampir 2 KM jauhnya…

    3.untuk masuk ke lokasi seperti yg di foto no 6 itu, kita harus bayar tiket masuk kah?

    • Nugroho Christian  |  

      “Gaien” itu berarti taman luar, yang berarti taman luar Kuil Meiji. Kalau hanya ke tamannya perlu membayar tiket masuk, sementara untuk masuk ke kuilnya kamu harus membayar tiket masuk. Salam.

  4. Selamat siang Mas Nugroho. Saya mau nanya. Saya akan ke jepang PP dari Tokyo. Saya 3 orang ( istri dan anak 11 th). Saya datang di Henada tgl 20 october jam 9.35 malam dan pulang dari Haneda tgl 28 october jam 10.00 pagi, jadi 8 malam efektif tour 7 hari. Itenerary saya maunya kira-kira : Tokyo-Kawaguchiko-shirakawago-osaka-kyoto-tokyo. Adapun tempat yang ingin saya kunjungi adalah :
    *Tokyo : Tokyo sky tree, Asakusa, Taman Rikugien, Taman Yoyogi, Showa kinen Koen, Imperial Palace, Meiji Jingu, Shinjuku Gyoen, ShibuyaCrossing/patung Kochiko, Dysneyland dan Odaiba.
    *Kawaguchiko : Mt Fuji, Lake Kawaguchiko, Getemba Premium Outlet dsst
    *Shirakawago
    *Kyoto : Kyoto Imperial Palace, Kuil kKitano Tenmangu, Fushi Inari, Kuil Kifune, Kuil Kinkakuji, Kuil Kiyomizudera, Kuil Kodaji, Arashimaya Bboo Grovee, Jembatan Togetsubashi, Kuil Tenryuji, akachi Sanso, Kereta Wisata Sagano, Gion
    *Osaka : Osaka Castle, Umeda Sky Building, Shinsai bashisuji, Dontonburi, Namba dan Universal Studio. Pertanyaan saya :
    1. Dengan efektif tour 7 hari bisa mengcover semua tempat tersebut..?
    2. Saya harus beli JR Pass, selain itu saya harus membeli apa lagi untuk mengcover tempat-tempat tersebut, mis : Tokyo Pass, Suica, Kyoto Oneday Buss dsb..?
    3. kalau LandTour dengan kira-kira itenerary seperti tersebut kira-kira berapa yaa..?
    4. Kalau dibandingkan dengan guide online (total) selisihnya berapa ya..? Terima kasih Mas Nugroho.

    • Nugroho Christian  |  

      1. Ya bisa pak Edi.
      2. Ya bisa pak, silahkan membeli kartu SUICA/Pasmo saja
      3. Land tur untuk rute tersebut start dari 17 juta, sudah include Penginapan Hotel bintang 3 + sarapan, Transport Umum, Tourguide Bahasa Indonesia, Tiket Wisata (Tokyo disneyland/sea/Universal Studio Japan, Tokyo Tower, Temple di Kyoto)
      4. Kalau pakai tour guide online, bapak hanya membayar 2,5 juta saja. Silahkan baca lengkapnya di Tour Guide Online Info Jepang.

    • Edy Supriyanto  |  

      Selamat pagi Mas Nugroho, maaf mau nanya lagi dengan itenerary sperti ini (ada tambahan):
      *Tokyo : Tokyo sky tree, Asakusa, Taman Rikugien, Taman Yoyogi, Showa kinen Koen, Imperial Palace, Meiji Jingu, Shinjuku Gyoen, ShibuyaCrossing/patung Kochiko, Dysneyland dan Odaiba.
      lanjutan Mas Nugroho
      *Kawaguchiko : Mt Fuji, Lake Kawaguchiko, Getemba Premium Outlet dsst
      *Takayama, Shirakawago
      *Nabano sato
      *Kyoto : Kyoto Imperial Palace, Kuil kKitano Tenmangu, Fushi Inari, Kuil Kifune, Kuil Kinkakuji, Kuil Kiyomizudera, Kuil Kodaji, Arashimaya Bboo Grovee, Jembatan Togetsubashi, Kuil Tenryuji, akachi Sanso, Kereta Wisata Sagano, Gion
      *Osaka : Osaka Castle, Umeda Sky Building, Shinsai bashisuji, Dontonburi, Namba dan Universal Studio.
      1. Kalau land tur apa harganya tetap 17 jt.
      2.Apakah bisa tercover semua ( tiba di haneda tgl 20 october jam 9.35 malam dan pulang dari haneda tgl 28 october jam 10.00 pagi. Terima kasih.

    • Nugroho Christian  |  

      1. Untuk land tour saya masih harus memastikan pak, karena waktunya sudah cukup mepet, dan takutnya tim kami sedang full semua.
      2. Kalau lihat itinerarynya masih bisa pak untuk jadwalnya, hanya saja untuk di Kyoto, mungkin harus agak cepat/ buru-buru nanti. Salam.

    • Edy Supriyanto  |  

      selamat pagi Mas, mau nanya lagi. Untuk di Kyoto dan di Tokyo nya boleh ada yang di kurangi. Tapi tetap rutenya mencakup Tokyo-Kawaguchiko-Takayama-Shirakawago-Kyoto-Osaka-Nabano sato-Tokyo. Kalau tidak keberatan mohon infonya ya Mas. Terima kasih.

    • Nugroho Christian  |  

      Biayanya 23juta/org dewasa, anak <12 tahun 21juta, sudah termasuk Tiket Masuk Wisata, Tourguide Bahasa Indonesia, Transport, dan Penginapan. Nabana no Satonya kemungkinan akan sulit terkejar pak, tapi nanti mungkin bisa dikomunikasikan lebih lanjut. Apa berminat? Nanti tim saya akan menghubungi bapak lewat email.

    • Edy Supriyanto  |  

      Selamat siang, Mas Nugroho. Saya sebenarnya berminat baik guide on line atau land tour, untuk land tour tapi yang pertama (yang kisaran 17jt), kalau enggak keberatan bisa hub email, mau tanya-tanya dulu. Terima kasih.

    • Nugroho Christian  |  

      Sudah saya kirimkan untuk paket land tournya, sementara kalau tour guide online, bapak cukup membayar 2,5 juta, dimana kami akan membuatkan itinerary dan bapak bebas mau kemana saja. Salam.

  5. Selamat malam Pak Nugroho, mau tanya Pak, kalo dg rute osaka, kyoto, kanazawa, tokyo, balik osaka. Berangkat tgl 5-16 desember 2017, apakah masih bisa lihat momijigari di area2 di atas? Pswt sy delay dan bs ganti jdwal, jd sy ingin bs lihat momijigari. Trimakasih, maria

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Untuk tahun ini tidak tahu juga ibu, mungkin akan sedikit bergeser lebih cepat atau lebih lambat.
      Sebagai perbandingan musim gugur di Kyoto lebih lambat dibandingkan di Tokyo. Salam

  6. Selamat Pagi Pak Nugroho,
    mau tanya pak, ada beberapa taman yg disebutkan di atas seperti Taman Rikugien, Taman Koishikawa, Taman Kuil Meiji Jingu dapat melihat momiji dari pertengahan november hingga awal desember. Awal Desember itu sampai tanggal brapa ya pak?
    karna saya baru sampai Tokyo tanggal 3 Desember :)

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Kalau menurut data tahunan yang dikumpulkan Tim Info Jepang, awal Desember adalah sampai tanggal 5-7 Desember. Jadi kalau datang pada 3 Desember, Ibu bisa melihat momiji di taman-taman di atas. Salam

  7. Selamat siang Bp Nugroho dan Tim info Jepang,
    Terima kasih sebelumnya telah mambantu saya pada solo travelling hanami di bulan April kemarin, dan jawabannya “nagih”. Tertarik untuk kembali lagi keJepang di akhir November – awal Desember tahun ini. Mohon infonya lagi
    1. Apakah semua lokasi momiji diatas tercover JR Pass?
    2. Jenis JR pass apakah yang paling cocok? mengingat saya hanya bepergian 4 hari saja (29 Nov – 03 Des) #biar ga rugi,

    Terima kasih

    • Nugroho Christian  |  

      Selamat siang Pak. Untuk nomor 1 sampai nomor 6 semuanya tercover oleh JR PASS. Kalau hanya 4 hari di Tokyo saja tidak perlu JR PASS Pak, cukup menggunakan suica/pasmo saja, jatuhnya lebih murah. salam

Silakan bertanya...

Email terjamin dan hanya dipakai untuk memberitahu balasan pertanyaan

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!