Tips Menghemat Biaya Penginapan di Jepang

You are here Home  > Akomodasi, Tips Wisata >  Tips Menghemat Biaya Penginapan di Jepang

Biaya penginapan atau akomodasi biasanya mengambil sekitar 30-40 persen biaya perjalanan atau liburan kita. Hal ini juga berlaku juga saat liburan di Jepang. Banyak yang bilang solusinya ya cari saja hotel atau penginapan dengan biaya per malamnya yang paling murah, atau cari-cari promo. Tapi, saat memilih penginapan, jangan cari yang murah saja. Ada faktor-faktor lainnya yang bisa menghemat biaya penginapan di Jepang. Ini dia tips menghemat biaya penginapan di Jepang.

Tips Menghemat Biaya Penginapan di Jepang

1. Cari hotel atau penginapan yang letaknya bukan di tengah kota

Hotel yang letaknya di pusat kota sudah tentu harganya lebih mahal dibandingkan hotel-hotel yang letaknya di pinggir kota. Kalau teman-teman mengunjungi Tokyo misalnya, jangan memilih penginapan yang letaknya di Shinjuku atau Roppongi Hills. Harganya bisa 1,5-3 juta per malam. Kita bisa memilih hotel di area Chiba atau luar Tokyo Kota Metropolitan dengan harga mulai dari 500 ribu semalam dengan fasilitas yang sama. Atau jika teman-teman ingin mengunjungi Kyoto, bisa memilih untuk menginap di Nara. Meskipun lokasinya tidak di pusat kota, namun Jepang punya transportasi kereta yang memudahkan kita untuk bepergian.

Suasana lobi hotel Okura Tokyo

Suasana lobi hotel Okura Tokyo di pusat kota Tokyo

PROMO HOTEL DI KAWASAKI (LUAR KOTA TOKYO)/ CHIBA
(Diupdate otomatis)

Booking.com
Booking.com

2. Coba menginap di Hotel Bisnis atau Hotel Kapsul

Kalau hotel modern harganya tentu lebih mahal dengan beragam fasilitas mulai dari kamar yang luas, televisi, internet, hingga kolam renang. Harganya pun mulai 10.000 yen sampai paling mahal bisa 50.000 yen per malamnya bahkan lebih jika terletak di pusat kota. Teman-teman bisa coba menginap di hotel bisnis yang fasilitasnya cukup lengkap seperti internet maupun soket (colokan) listrik. Hotel bisnis ini biasanya digunakan oleh para pekerja yang bekerja di luar kota. Namun, kini banyak hotel bisnis yang menerima wisatawan. Harganya pun lebih murah, mulai dari 5.500-10.000 yen. Satu lagi yang mulai terkenal di Jepang, yakni hotel kapsul mulai dari 3.000-5.000 yen. Dengan bentuk seperti kapsul dengan tempat tidur, televisi berukuran kecil, dan kamar mandi bersama, kita tentu bisa menghemat biaya penginapan selama di Jepang. 

Hotel Capsul dengan biaya penginapan termurah

Hotel Capsul dengan biaya penginapan termurah

Berikut adalah beberapa Hotel Capsul dengan biaya penginapan termurah hasil rangkuman Tim Info Jepang dalam memandu wisatawan Indonesia.

Daerah Shinjuku

  1. Shinjuku Kuyakusho-Mae Capsule Hotel
  2. Green Plaza Shinjuku
  3. Capsule Hotel Shinjuku 510
  4. Tokyo ¥1980 Hotel
  5. Capsule Hotel Anshin Oyado Shinjuku

Chiyoda, daerah Akihabara

  1. First Cabin Akihabara
  2. Anshin Oyado Tokyo Akihabara
  3. Capsulevalue Kanda
  4. First Cabin Atagoyama

Minato, daerah Shinagawa, Tokyo TowerTokyo Station, dan arah Odaiba

  1. Capsule Inn Hamamatsucho
  2. Anshin Oyado Tokyo Shinbashi
  3. First Cabin Tsukiji
  4. Capsule Inn Shinbashi

Taito, Asakusa&Kuil Sensoji, dan Tokyo SkyTree

  1. Khaosan Tokyo Guest House Ninja
  2. Sauna & Capsule Hotel Dandy (khusus laki-laki)
  3. Capsule Hotel Asakusa Riverside
  4. Hotel Asakusa & Capsule

Shibuya

  1. Capsule and Sauna Century Shibuya
  2. Ishino Onsen Vivi Capsule Hotel

Area lain di Ikebukuro, Gotanda, Narita Airport dan Haneda Airport

  1. Ikebukuro Plaza Capsule Hotel
  2. Central Inn Gotanda
  3. Capsule Land Yushima (khusus laki-laki)
  4. Nine Hours Narita Airport (arah ke Narita Airport)
  5. Capsule Inn Kamata (arah ke Haneda Airport)

3. Kalau memungkinkan, pesan kamar yang berada di pojok

Beberapa hotel dan penginapan mengijinkan kita untuk memilih lokasi ruangan. Ada yang memilih menghadap ke timur (untuk merasakan matahari terbit), menghadap kolam renang, atau menghadap ke sisi kota yang ramai. Saran Tim Info Jepang, teman-teman sebaiknya memilih kamar yang lokasinya di pojok. Biasanya yang berada dekat tangga atau di sudut ruangan. Meskipun harganya sama dengan kamar-kamar lain yang setipe, memperoleh kamar yang lebih luas dengan harga yang sama tentunya menguntungkan juga, bukan?

4. Jangan makan di hotel, makan di luar!

Kita semua tahu, makan di restoran hotel harganya mahal. Belum lagi ditambah biaya layanan kamar dan tip kepada staff hotel yang mengantarkan makan. Kita bisa membayar 1,5-2 kali lipat untuk menu yang sama dibandingkan makan di luar. Selama di Jepang, teman-teman bisa membeli makanan di supermarket seperti 7-Eleven atau di Lawson. Menu makanan seperti nasi-daging-salad atau nasi dengan sup ayam bisa kita peroleh mulai dari harga 200 yen. Kalau teman-teman memesan hotel dengan fasilitas mini-bar dalam kamar, pastikan juga tidak mengonsumsinya. Lebih baik beli beberapa makanan ringan di supermarket terdekat dan membawanya ke dalam kamar.

5. Hindari musim liburan atau akhir pekan

Ini cara paling kuno alias jadul sih, yang pasti teman-teman ketahui. Untuk bisa memperoleh harga penginapan terbaik (paling murah), paling mudah adalah berlibur di luar musim liburan, seperti Natal-Tahun Baru, musim semi (akhir Maret-awal April, saat musim Hanami sakura), liburan Golden Week (akhir April-awal Mei), dan liburan musim panas (akhir Juli-Agustus). Harga penginapan saat musim liburan atau akhir pekan biasanya naik 40-70 persen dari harga di hari biasa.

Selain bisa memperoleh penginapan dengan harga yang lebih murah, mengunjungi Jepang di luar musim liburan juga membuat kita bisa menikmati tempat-tempat wisata. Saat Golden Week tahun 2016 ini, pengunjung Tokyo Disneyland sampai 750.000 orang. Bisa dibayangkan bagaimana penuhnya taman bermain tersebut? Bukannya menikmati berbagai wahana, bisa-bisa kita malah kecapean menunggu.

6. Pesan atau booking hotel dari jauh-jauh hari

Trik ini selalu berhasil untuk memperoleh harga termurah. Jika teman-teman sudah memutuskan akan liburan di Tokyo atau Kyoto misalnya, cepat-cepat pesan hotel. Satu tahun pesanan sebelum liburan sudah pasti memberikan harga termurah, apalagi untuk bergabung dalam event-event favorit seperti hanami sakura, ikut serta dalam Gion Matsuri atau Sanno Matsuri, atau bermain ski di musim dingin. Dengan teknologi yang makin canggih kini kita bisa memesan hotel tanpa perlu membayar di depan, artinya kalau ada perubahan rencana liburan, kita tidak rugi.

Suasana kamar bisnis di hotel

Suasana kamar bisnis di hotel

Sumber gambar: Flickr fletcherjcm, Fougerouse Arnaud, Bentley Smith, Herry Lawford

Recommended for you

Last modified: November 20, 2016

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!
Close Comments

Comments (6)

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Mayoritas hotel mengijinkan hal itu. Baik makanan atau minuman bisa dibawah ke dalam kamar.
      Beberapa hotel juga menyediakan kulkas untuk menyimpan makanan tersebut.
      Salam

  1. Pak Nugroho, malam, mau tanya mana lebih baik menginap di hotel dekat subway ningyocho (1-15-4 Nihonbashi-kakigara-cho, Chuo-ku, Stasiun Tokyo) atau ueno (7-12-9 taito-ku ueno tokyo), lebih dekat mana dan nyaman manakah secara lokasi hotel ke station terdekat atau tempat wisata seperti asakusa, tokyo skytree, odaiba dan gala yuzawa, oh iya saya akan menggunakan JR wide pass, terima kasih.

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Dilihat dari letak hotelnya, Tim Info Jepang menyarankan untuk memesan hotel yang di Ueno saja ibu. Lebih dekat dengan JR Ueno Station, sementara yang di ningyocho agak jauh ke Tokyo Station. Salam

  2. Selamat Malam Pak, kami berempat, saya, istri dan 2 anak, berencana ke Tokyo-Osaka-Kyoto-Tokyo, meningap di Osaka dan Tokyo, menurut Bapak hotel/apartemen di daerah mana yang bisa kami gunakan nyaman tp tidak terlalu mahal dan tidak jauh dari stasiun.Terima kasih.

Silakan bertanya...

Email terjamin dan hanya dipakai untuk memberitahu balasan pertanyaan