Persiapan Pergi ke Jepang

You are here Home  > Wisata Jepang >  Persiapan Pergi ke Jepang

Ketika mencari informasi tentang persiapan pergi ke Jepang, teman-teman pasti menemukan banyak sumber informasi. Ada yang berkata perlu ini, ada juga yang berkata itu. Kita bisa saja membawa semua barang yang diperlukan, namun karena ada ukuran koper maksimal, tentu kita perlu memilah-milah mana barang yang sebetulnya perlu dan mana yang tidak. Kali ini Tim Info Jepang sudah merangkum semua barang persiapan pergi ke Jepang, khusus mencakup barang-barang yang penting. Jangan lupa mengeceknya ya!

Persiapan ke Jepang: Paspor dan Visa

  1. Pastikan paspor masa berlakunya lebih dari 6 bulan saat kita berangkat. Kalau sudah tinggal sedikit atau lewat, sebaiknya teman-teman memperpanjang paspor. Jangan sampai niat liburan, eh, malah harus gigit jari karena ditolak di bandara. Kalau kamu yang masih punya paspor lama (belum e-paspor), sebaiknya sekalian saja meng-upgrade nya ke E-Paspor. Baca juga: Registrasi E-Paspor untuk liburan ke Jepang.
  2. Pembuatan visa idealnya butuh waktu 3-4 hari. Tim Info Jepang menyarankan untuk mengurus pengajuan visa setidaknya 1 bulan sebelum keberangkatan. Terlalu cepat malah nanti sudah tidak berlaku lagi visanya. Terlalu mepet takutnya ada dokumen yang kurang dan harus dilengkapi. Baca juga: Panduan Mengurus Visa ke Jepang.
  3. Untuk penginapan, sebaiknya dipilih yang dekat dengan stasiun kereta. Di Jepang, transportasi yang utama untuk ke tempat-tempat wisata atau pusat kota adalah dengan naik kereta. Selama dekat stasiun kereta (kurang dari 1 kilometer), meskipun jauh dari pusat kota, itu bisa jadi pilihan yang terbaik. Untuk urusan booking hotel, kamu bisa melakukannya via booking.com jauh-jauh hari. Tenang saja, biaya cancel-nya juga gratis kok! 
  4. Pilih paket untuk akses internet. Sudah ke Jepang, tentu kita tetap ingin bisa berkomunikasi dengan teman atau keluarga di Indonesia. Kalau bisa, pengen langsung update foto-foto di akun media sosial juga kan? Pilihannya ada banyak: bisa menyewa mobile Wi-Fi Pupuru, membeli kartu SIM Docomo, atau juga dengan mengaktifkan paket internasional operator telepon Indonesia.

Persiapan ke Jepang : Koper atau Travel Bag

  1. Koper atau travel bag sangat penting sebagai tempat semua barang-barang yang diperlukan selama liburan ke Jepang. Beberapa maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, All Nippon Airways (ANA) atau Japan Airlines (JAL) mengijinkan satu orang membawa hingga 2 koper ukuran besar dengan maksimum berat total 40-46 kilogram, dan maksimum berat 32 kilogram untuk satu koper. Hanya saja, lebih baik memilah barang yang diperlukan hingga bawaan muat dalam 1 koper. Dengan memasukkannya ke dalam satu koper, kita akan lebih mudah dan nyaman dalam transportasi. Tentu jumlah koper bisa disesuaikan dengan jumlah orang yang pergi bersama ke Jepang. Namun usahakan satu orang bertanggung jawab pada satu koper. Pengalaman saya sendiri, keperluan dan pakaian tiga orang dipadatkan dan dimasukkan ke dalam satu koper. Sedangkan koper yang lain kosong untuk tempat oleh-oleh saat kembali ke Indonesia nantinya.
  2. Jikalau satu koper tidak cukup, bisa juga membawa tas punggung untuk laptop atau koper kecil ukuran kabin pesawat. Tas ini bisa dipergunakan untuk menyimpan alat-alat elektronik atau dokumen-dokumen perjalanan yang penting. Untuk tas yang akan dibawa ke kabin pesawat, tidak ada batasan berat maksimal. Petugas di bandara biasanya hanya mengecek ukuran besar tas saja. Dengan pandai dalam memilah barang-barang, perjalanan wisata dan liburan di Jepang akan jauh lebih praktis dan menyenangkan tentunya. Selain itu, kita masih punya beberapa slot untuk tempat oleh-oleh saat kepulangan nanti.


Persiapan Pergi ke Jepang : tas punggung

Barang-barang lain persiapan pergi ke Jepang:

  1. Pakaian mencakup baju dan celana, atau jaket menyesuaikan musim. Di Jepang udaranya cukup sejuk sehingga kita jarang berkeringat. Bawalah pakaian luar dan pakaian dalam satu pasang untuk satu hari, serta handuk kecil. Selain pakaian yang menyesuaikan dengan musim dan dokumen perjalanan penting, barang lain yang perlu dipersiapkan antara lain:
  2. Tas tangan kecil berisi dokumen perjalanan (tiket, paspor) dan uang. Masukkan semua dokumen-dokumen itu dalam satu tas untuk mencegah lupa atau ketinggalan, juga supaya praktis ketika memerlukannya (paspor dipergunakan untuk mendapatkan potongan pajak saat berbelanja di Jepang). Masukkan juga alat tulis untuk menulis dokumen-dokumen penting selama perjalanan, misalnya pengisian kustom deklarasi dalam pesawat atau tanda tangan pemilik paspor/visa saat diperlukan.
  3. Uang secukupnya (informasi mengenai uang di Jepang). Biaya makan di Jepang sekitar 1000 yen per hari per orang. Ditambah biaya menginap dan transportasi, ada baiknya mempersiapkan sekitar 50 ribu Yen untuk seminggu perjalanan wisata per orang. Jumlah uang bisa disesuaikan dengan lamanya liburan atau jumlah orang yang ikut berlibur. Uang bisa disimpan di dompet dan ditaruh di tas. Tidak perlu kuatir, Jepang negaranya aman dan kita tidak perlu takut ada pencuri.
  4. Obat-obatan pribadi seperti balsem atau minyak kayu putih atau obat anti mabuk ketika dalam perjalanan. Obat-obatan seperti obat pusing juga boleh dibawa, daripada ribet membeli obat di apotek Jepang.
  5. Handphone. Handphone Indonesia sebetulnya bisa dipakai untuk berkomunikasi di Jepang, hanya saja tentu akan menguras rupiah. Teman-teman bisa memanfaatkan fasilitas wifi gratis di toko-toko tertentu untuk mengakses aplikasi semacam whatsapp atau line yang bisa dipergunakan sebagai pengganti telepon konvensional.
  6. Kamera. Barang satu ini jangan sampai kelupaan. Ada banyak keajaiban dan pemandangan keren yang bisa kita abadikan sebagai kenang-kenangan liburan di Jepang.
  7. Colokan atau adapter colokan listrik, sebab jenis colokan listrik di Jepang berbeda. Teman-teman bisa membelinya di toko-toko elektronik di Indonesia atau juga di toko 100 Yen Shop Jepang kalau lupa membawanya. Alat-alat elektronik seperti laptop, kamera dan smartphone bisa dipergunakan juga selama di Jepang.
  8. Sepatu yang nyaman dipakai. Ini karena kita akan lebih sering berjalan kaki saat berkunjung ke tempat-tempat wisata di Jepang.

Persiapan Pergi ke Jepang : colokan listrik

Barang yang tidak perlu dibawa

  1. Peralatan mandi. Peralatan mandi seperti sikat gigi, sabun atau shampo tidak perlu dibawa. Seluruh hotel atau tempat penginapan di Jepang menyediakannya gratis. Bagi yang memerlukan lotion atau kosmetik khusus, bisa membawanya sendiri.
  2. Bekal makanan berlebihan. Teman-teman jangan takut dan parno akan makanan Jepang. Jepang juga menyediakan makanan laut dan sayur-sayuran yang halal. Beberapa restoran juga menyediakan menu makanan halal. Jadi tidak perlu membawa bekal makanan berlebihan dari Indonesia. Gambar di bawah adalah contoh menu makanan seafood di salah satu hotel di Sapporo.


Makanan laut di Jepang

Sumber gambar: boutiquejapan.com, ysmen, Flickr Hsuanya Tsai, boutiquejapan.com


Recommended for you

Jangan ketinggalan Info Liburan Terbaru ke Jepang

Last modified: February 2, 2017

Comments (12)

  1. Selamat malam Pak nugroho…Saya mellie….akan ke jepang tgl 22 november-01 desember 2017……ingin mengikuti itinerary infojepang menginap di hostel,apakah hostel jepang boleh membawa koper besar ?dan bgmn suhu udara disana?apakah sdh dingin?mohon bantuannya

    Terima kasih

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Ya, baik di hotel maupun hostel bisa membawa koper besar kok.
      Ibu rencananya mau ke mana saja ya? Sebab suhu udara Jepang di bulan November berbeda-beda tergantung kota yang ingin dikunjungi. Salam

  2. Selamat siang .. desember ini saya akan kejepang dan tinggal dihotel mercure ginza apakah hotel ini strategis ?? Rencana pake JR pass yg 14 hari apakah worth it dari tgl 21 des sampai 4 jan? Selain jr pass bagusnya beli kartu apalagi ya? Saya ada ke osaka kyoto dan sapporo Tolong minta sarannya terima kasih sebelumnya.

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Ginza adalah daerah yang sangat strategis dan cukup mahal hotel per malamnya. Lyn bisa jalan-jalan dari Stasiun Ginza yang melayani rute Tokyo Metro. Sejujurnya JR Pass 14 hari jarang balik modal. Mungkin bisa dikombinasikan dengan pass kereta lokal seperti di Tokyo, Osaka, atau Kyoto. Kami butuh itinerary lengkap kamu untuk kasih saran penggunaan passnya. Salam.

  3. Selamat pagi Pak Nugroho, akhir bln maret mendatang saya ke Jepang. Bbrp waktu yg lalu saya dengar banyak isu deportasi, slh satunya ttg obat. Saya tdk tau apakah itu benar atau tidak. Yg ingin saya tanyakan,saya akan membawa bbrp obat antara lain : counterpa*n, koyo, minyak kayu putih, imbo*st, norit*, paracetamol, cetirizine, cortide* (deksametason) dan tremenz* (tripolidin+pseudoefedrin). Obat-obatan tersebut tanpa resep dokter. Apakah salah satu atau bbrp dr obat2an tsbt ada yg dilarang di negara Jepang?
    Dan sebaiknya saya simpan di koper bagasi atau saya bawa ke cabin?
    Terimakasih sebelumnya ya Pak…salam

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Maaf kami tidak tahu ibu dapat informasi dari mana, yang jelas deportasi itu dilakukan kalau ada alasan mengenai ijin masuk ke negara Jepang alias visa. Kalau memang tidak boleh masuk ke Jepang karena obat, ya diserahkan saja obatnya ke pihak berwenang.
      Yang jelas, obat-obatan terlarang dan narkotika dilarang masuk ke Jepang, dan pasti terdeteksi dengan scan barang dan anjing pelacak baik dari Indonesia dan Jepang.
      Kemudian, Ibu silakan memasukkan obat-obatan yang hendak dibawa ke dalam kabin, supaya kalau ada masalah bisa langsung diurus. Jangan ke bagasi, nanti bakalan susah diurus karena tidak ada dekat tangan. Salam

  4. Halo, saya akan berlibur ke Jepang bulan depan, kebetulan ada teman saya yg tinggal di Jepang dan ingin dibawakan rendang daging kemasan. Apakah boleh membawa masakan daging sapi matang seperti itu? Apakah saya harus declare?

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Kalau membawa makanan dan jumlahnya tidak banyak, tidak perlu melakukan apa-apa Ibu.
      Yang perlu dideklarasikan adalah benda-benda tertentu atau makhluk hidup (hewan/ tumbuhan).
      Salam

  5. halo
    sy mau tanya, andai tiket hotel sdh dibeli uang cash yg harus dibawa ke sana dengar2 1 juta per hari? apakah anak2 juga sama ? Dari airport jepang kdg kena pengecekan apakah kita bawa uang yg cukup selama kita disana. jd bila ayah,ibu dan dua anak pergi selama 10 hr brti uang yg hrs kita persiapkah scr cash 40 juta?
    Saya malah takut kecopetan wkt di indonesianya hehe

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Selamat malam Ibu. Di bandara sendiri tidak ada pengecekan khusus mengenai uang. Namun Tim Info Jepang sarankan supaya membawa uang cukup, siapa tahu ada pengecekan (sekarang pengecekan pada turis gencar dilakukan oleh petugas bandara). Lalu untuk keperluan sehari-hari sepertinya cukup 1 juta per hari untuk keluarga, diluar ongkos transportasi seperti shinkansen atau bus. Jadi cukup membawa sekitar 10-15 juta, untuk kejadian darurat dan membeli oleh-oleh.
      Salam

  6. Salam. Saya mau tanya diperbolehkan atau ga jika membawa buah buahan ke jepang? Yang saya baca, buah buahan di jepang mahal, betul ya? Thanks infonya

    • Nugroho Christian
      Nugroho Christian  |  

      Selamat pagi Ibu. Untuk makanan bayi diperbolehkan, namun buah-buahan dan sayur-sayuran akan melewati pengecekan di bagian plant protection station (PPS) bandara. Tentu akan membuang-buang waktu untuk berlibur. Lagipula rasa dan kualitas buah di Jepang tentu setara dengan harganya. Salam

Silakan bertanya...

Email terjamin dan hanya dipakai untuk memberitahu balasan pertanyaan

Yakin dengan itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online!